JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ketegasan mewarnai jalannya apel upacara gabungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Senin (13/04/2026).
Di balik sikap tegas yang ditunjukkan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar), Faruk Hanafi, S.Sos.,M.Si., tersimpan pesan kuat tentang pentingnya integritas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Momen itu terjadi ketika sejumlah ASN terlihat tidak berada dalam barisan, melainkan berteduh di bawah pohon di belakang lokasi apel.
Situasi tersebut langsung direspons Faruk Hanafi dengan menghentikan sejenak jalannya apel.
Dengan suara lantang, ia memanggil ASN yang berada di belakang untuk segera maju ke depan dan kembali ke barisan masing-masing.
“ASN sebedhe neng budi, se anaong neng kabungka’an maju ka adhek, akompol kaberisanna sateya reya. Se akompol diye dhepadhe panassa kabbi,” tegas Kadisbudparopar Sumenep Faruk Hanafi.,S.Sos.,M.Si dihadapan para peserta apel upacara gabungan.
Teguran berbahasa Madura itu bukan sekadar peringatan biasa. Jika diterjemahkan, Faruk meminta seluruh ASN untuk berkumpul sesuai barisan dan merasakan kondisi yang sama, termasuk berdiri di bawah terik matahari.
Bagi Faruk, apel bukan hanya rutinitas seremonial, melainkan ruang pembentukan karakter.
Ia menekankan bahwa integritas ASN tidak hanya diuji dalam pekerjaan besar, tetapi juga dalam hal-hal sederhana seperti kedisiplinan mengikuti apel.
“Kalau dalam hal kecil saja kita tidak disiplin, bagaimana masyarakat bisa percaya pada kita? Integritas itu dimulai dari diri sendiri,” ujarnya menambahkan.
Suasana apel yang sempat tegang berubah menjadi reflektif. ASN yang sebelumnya berteduh pun bergegas kembali ke barisan, menyatu dengan peserta lainnya.
Peristiwa itu menjadi pengingat bahwa tidak ada ruang untuk mencari kenyamanan pribadi dalam tugas sebagai abdi negara.
Di balik ketegasan seorang pimpinan, tersimpan harapan besar akan lahirnya ASN yang berintegritas, profesional, dan siap melayani masyarakat tanpa pengecualian. (REDJAVA****)











