JAVANETWORK.CO.ID, SUMENEP – Di balik sosok pria yang sukses, ada perempuan tangguh yang berdiri tegak mendampinginya. Istri bukan sekadar pendamping hidup, tetapi juga pilar utama dalam membangun harmoni rumah tangga, memberikan dukungan moral, serta menjadi sumber inspirasi di setiap langkah perjuangan suami.
Hal ini diungkapkan oleh Hj. Rr. Nia Kurnia Fauzi, istri Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, yang menekankan bahwa keberhasilan seorang pria tidak lepas dari peran istri yang setia mendukung, baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial.
“Seorang istri harus memiliki kesiapan mental dan keterampilan dalam mendampingi suami. Bukan hanya sebagai pasangan hidup, tetapi juga sebagai penyemangat, penyeimbang emosi, serta benteng ketahanan keluarga,” ujar Hj. Rr. Nia Kurnia Fauzi, Kamis (20/2/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, keharmonisan dalam rumah tangga menjadi kunci utama bagi produktivitas suami. Saat rumah terasa nyaman dan penuh kasih sayang, seorang pria akan lebih fokus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, terutama bagi mereka yang memiliki peran besar dalam masyarakat.
“Rumah adalah tempat seorang suami kembali untuk melepas lelah. Di sanalah seorang istri berperan penting menciptakan suasana yang menenangkan, memberikan dorongan, dan menjaga keseimbangan agar suami tetap semangat menjalani amanahnya,” ungkapnya.
Sebagai seorang politisi PDI-P sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Rr. Nia Kurnia Fauzi juga menyoroti pentingnya kebijaksanaan dalam memanfaatkan media sosial. Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut setiap individu, khususnya para istri, untuk lebih bijak dalam berinteraksi di dunia maya agar tidak terjebak dalam arus negatif yang dapat berdampak buruk bagi keluarga.
“Media sosial memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kita sebagai istri harus cermat dan cerdas dalam menggunakannya agar tetap membawa manfaat, bukan justru merugikan diri sendiri atau keluarga,” pesannya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan peran strategis istri dalam menjaga kesehatan keluarga. Menurutnya, kesejahteraan keluarga tidak hanya diukur dari materi, tetapi juga dari kesehatan fisik dan mental yang terjaga dengan baik.
“Seorang istri harus memastikan keluarganya menerapkan pola hidup sehat, baik dari segi pola makan, olahraga, hingga keseimbangan mental. Dengan keluarga yang sehat, suami akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan dalam pekerjaannya,” jelasnya.
Tak hanya dalam lingkup keluarga, peran seorang istri juga penting dalam membangun relasi sosial yang positif. Melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, istri dapat berkontribusi bagi lingkungan sekitar sekaligus memperluas wawasan dan jaringan yang bermanfaat.
“Saya mengajak seluruh perempuan, khususnya para istri, untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Dengan begitu, kita tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa manfaat bagi sesama,” tutupnya.
Peran seorang istri sejatinya bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai kekuatan yang menopang dan membimbing suami dalam mencapai kesuksesan. Di balik pria yang hebat, selalu ada perempuan luar biasa yang mendukungnya dengan penuh cinta, ketulusan, dan pengorbanan. (REDJAVA****)









