JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep mencatat dari kuota yang didapat 678 orang, 410 Calon Jamaah Haji (CHJ) berstatus resiko tinggi. Hal tersebut dikatakan Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sumenep, Choironi Hidayat SAg, MM bahwa sekita 410 Calon Jamaah Haji (CHJ) berisiko tinggi, diantaranya karena lanjut usia, diabetes dan hipertensi.
“Dari 679, ada sekitar 410 orang Calon Jamaah Haji yang akan mendapatkan perhatian khusus dari petugas kesehatan haji Indonesia, apalagi saat ini ditanah suci Mekkah mengalami cuaca ekstrem sampai 45 derajat,” ucap Kepala Kemenag Sumenep, Choironi Hidayat SAg MM lewat sambungan telpon selulernya, Rabu (24/05/2023).
Pihaknya menuturkan bahwa petugas kloter yang melakukan pendampingan seluruh Calon Jamaah Haji terdiri dari dua orang ketua kloter, satu pembimbing ibadah haji serta tiga tenaga kesehatan, termasuk juga empat orang petugas haji daerah.
“Insyaallah pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CHJ) Kabupaten Sumenep yang tergabung dalam kloter 7 dan kloter 8 akan dilaksanakan pada hari Kamis 25 Mei 2023 pukul 14.00 Wib, dari GOR A Yani Pangligur Sumenep menuju asrama Haji Sukolilo Surabaya,” imbuhnya.
Lebih lanjut Choironi Hidayat menambahkan pada hari Jumat 26 Mei 2023, Calon Jamaah Haji Sumenep untuk Kloter 7 diberangkatkan ke Madinah pukul 20.25 Wib dan untuk Kloter 8 akan diberangkatkan pada pukul 22.25 wib. Dan untuk kepulangan diperkirakan pada 6 Juli 2023. (REDJAVA****)











