Darah Pejuang di Atas Tatami: Karateka Cilik Sumenep Ukir Sejarah di Piala Kemenpora 2025

- Redaksi

Rabu, 26 Februari 2025 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah Satu Karateka Cilik Asal Sumenep Meraih Medali di Ajang Kemenpora RI

Salah Satu Karateka Cilik Asal Sumenep Meraih Medali di Ajang Kemenpora RI

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Tak ada kemenangan tanpa perjuangan. Di balik gemerlap medali, ada keringat, air mata, dan tekad baja yang tertanam dalam diri para karateka cilik dari Institute Karate Do Indonesia (Inkai) Halim Karate Club (HKC) Guluk-Guluk, Sumenep.

Mereka bukan sekadar bertanding, tetapi berperang demi kehormatan, membawa nama daerah ke pentas Kejuaraan Karate Open and Festival Tournament East Java Karate Championship Piala Kemenpora RI 2025 yang berlangsung di GOR Ken Arok, Kota Malang.

Dari gelanggang laga yang dipenuhi sorak sorai dan ketegangan, muncul pahlawan-pahlawan kecil yang membuktikan bahwa Sumenep tak sekadar hadir, tetapi bertaji! Dengan semangat pantang menyerah, mereka membawa pulang lima medali: dua emas, dua perak, dan satu perunggu sebuah pencapaian yang melampaui ekspektasi.

Sesa dan Anggun menjadi bintang dengan mempersembahkan dua medali emas di nomor kata beregu, diikuti Rara dan Aira yang menorehkan dua medali perak.

Sementara itu, Diego, Sakti, dan Firman turut mengibarkan panji kejayaan dengan meraih medali perunggu di kategori yang sama.

Pelatih sekaligus Ketua Inkai HKC Guluk-Guluk, Abd. Jamik, tak kuasa menyembunyikan kebanggaannya.

Ia menyaksikan bagaimana anak-anak didiknya bertransformasi dari sekadar peserta menjadi pejuang di atas tatami.

“Kami hanya menargetkan satu medali emas, tapi mereka membuktikan bahwa mereka lebih dari itu. Mereka bertarung bukan hanya dengan teknik, tapi juga dengan hati. Lima medali ini adalah bukti bahwa mereka lahir sebagai petarung sejati,” kata Jamik kepada awak media, Rabu (26/2/2025).

Jamik menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan hanya sekadar ajang unjuk gigi, tetapi medan pertempuran mental, fisik, dan spiritual bagi para atlet.

Baca Juga :  Bupati Ra Fauzi Lakukan Peletakan Batu Pertama Renovasi Masjid Al-Ishlah Tanah Merah Saronggi

Di antara ribuan pesaing dari berbagai daerah di Jawa Timur, karateka muda dari Sumenep menjadi simbol keberanian dan kerja keras.

“Mereka bukan hanya mengalahkan lawan, tapi juga ketakutan dalam diri mereka sendiri. Itulah kemenangan yang sesungguhnya,” ungkapnya.

Kemenangan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih besar. Sumenep kini punya harapan baru dalam dunia karate.

Prestasi ini menjadi cambuk bagi generasi muda lainnya untuk berani bermimpi, berani berjuang, dan berani menang.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Hari ini mereka juara di tingkat provinsi, besok mereka akan menjadi kebanggaan nasional,” tegas Jamik.

Prestasi luar biasa ini menjadi bukti bahwa di pelosok Madura, tersembunyi bakat-bakat besar yang siap mengguncang dunia karate nasional.

“Saya meyakini Sumenep tak hanya mencetak atlet, tetapi juga pejuang yang lahir dari disiplin, keberanian, dan semangat yang tak tergoyahkan,” pungkasnya.

Keberhasilan ini pun disambut hangat oleh masyarakat Sumenep. Kebanggaan membuncah, semangat berkobar, dan harapan semakin menguat.

Baca Juga :  Wakili Danramil 0827/22 Masalembu, Babinsa Hadiri Musrenbangcam Di Wilayah

Karateka cilik ini telah mengajarkan satu hal: Bukan ukuran tubuh yang menentukan kemenangan, melainkan seberapa besar tekad untuk tidak menyerah. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU