JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Komitmen memperkuat sistem pertahanan wilayah kepulauan terus ditunjukkan jajaran TNI AD di Kabupaten Sumenep. Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada turun langsung meninjau proses penentuan batas lahan rencana pembangunan Yon TP 931/KJ di Desa Parsanga, Kecamatan Kota, Sabtu (9/5/2026).
Peninjauan tersebut menjadi langkah strategis guna memastikan kesiapan lahan sebelum pembangunan batalyon baru dimulai. Dengan pengawalan langsung dari Dandim, proses penetapan batas wilayah dilakukan secara detail dan terukur demi menghindari potensi persoalan administrasi maupun sengketa di kemudian hari.

Dalam kegiatan itu, Dandim didampingi Danyonif TP 931/KJ Mayor Inf Aditya Danang Purwanto, para Perwira dan Bintara Kodim 0827/Sumenep, Perwira Staf Yon TP 931/KJ, serta jajaran Perhutani Sumenep yang dipimpin Imam bersama staf.
Rombongan melakukan pengecekan di sejumlah titik area yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Yon TP 931/KJ. Selain melihat kondisi geografis lahan, kegiatan juga difokuskan pada sinkronisasi data batas wilayah agar seluruh tahapan pembangunan berjalan tepat sasaran dan sesuai perencanaan.
Letkol Inf Citra Persada mengatakan peninjauan lapangan merupakan bagian penting dari tahapan awal pembangunan satuan baru yang nantinya akan memperkuat sistem pertahanan di wilayah Madura bagian timur.

“Penentuan batas lahan harus dilakukan secara presisi dan transparan. Kami ingin seluruh proses berjalan jelas, terukur, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” kata Dandim Sumenep, Letkol Inf Citra Persada disela-sela kegiatan.
Menurutnya, keberadaan Yon TP 931/KJ nantinya bukan hanya menjadi penguatan struktur satuan TNI AD, namun juga bagian dari strategi memperkuat stabilitas keamanan di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis cukup kompleks.
“Pembangunan Yon TP 931/KJ merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan wilayah, khususnya di Kabupaten Sumenep yang memiliki karakteristik kepulauan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan satuan tersebut. Koordinasi dengan Perhutani dan seluruh pihak terkait disebut menjadi kunci agar proses pembangunan berjalan lancar sesuai ketentuan.

“Kami mengedepankan koordinasi dan keterbukaan dengan seluruh pihak. Dengan sinergi yang baik, pembangunan ini diharapkan berjalan optimal dan memberikan manfaat besar bagi penguatan pertahanan serta keamanan wilayah,” tutup Letkol Inf. Citra Persada.
Peninjauan berlangsung aman dan lancar dengan pengawalan penuh dari jajaran TNI. Kehadiran Yon TP 931/KJ diharapkan menjadi kekuatan baru dalam mendukung stabilitas keamanan sekaligus memperkuat kesiapan pertahanan teritorial di Kabupaten Sumenep dan kawasan kepulauan sekitarnya. (REDJAVA****)












