JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur melaksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ), semester II tahun 2023, yang dimulai pada tanggal 19 hingga 25 Februari 2023 di stadion A. Yani Pangligur Sumenep. Hasil Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) itu sendiri akan berpengaruh pada jenjang karier personel kepolisian.
Hal itu disampaikan Kepala Bagian (Kabag) SDM Polres Sumenep, Kompol Jaiman, SH, MH yang mengatakan TKJ diikuti anggota personel Polres Sumenep, para personel wajib melaksanakan beberapa jenis olahraga, seperti lari 12 menit, pull up, sit up, dan shuttle run.
“Sebelum melakukan lima tes tersebut, para personel wajib melaksanakan pengecekan kesehatan yang dilakukan tim urkes Polres Sumenep untuk memastikan kondisi kesehatan peserta,” kata Kabag SDM Polres Sumenep, Kompol Jaiman, SH, MH, Sabtu (23/09/2023).
Mantan Kasat Narkoba Polres Sumenep itu menuturkan kegiatan TKJ ini digelar Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Sumenep setiap enam bulan sekali dan diikuti oleh seluruh personel, baik itu jenjang perwira, bintara, anggota Polsek jajaran dan ASN di lingkungan Korps Bhayangkara Sumenep itu.
“Harapan kami, seluruh anggota Polres Sumenep mengikuti kegiatan TKJ ini dengan sungguh-sungguh dan serius. Bagi yang mempunyai riwayat sakit atau masuk golongan empat jangan sampai dipaksakan untuk mengikuti,” terangnya.
Dirinya menegaskan nilai TKJ ini masuk dalam 13 komponen penilaian personel Polri. Pihaknya mengimbau kepada para personel agar dalam pelaksanaan TKJ wajib dilakukan secara serius dan mematuhi serta berbeda pada protokol kesehatan.
“Kegiatan TKJ ini dilaksanakan secara berkala yang bertujuan untuk mengukur kemampuan fisik para personel Polres Sumenep serta memelihara kesehatan agar selalu siap menjalankan tugas-tugas kepolisian,” ungkap Kompol Jaiman, SH, MH.
Untuk itu, kata Kabag SDM Polres Sumenep itu menyampaikan dengan adanya kegiatan TKJ ini diharapkan setiap personel Polres Sumenep dapat menjaga kebugaran jasmani agar tetap prima.
“Sehingga dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian sehari-hari sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat bisa berjalan dengan maksimal,” tambahnya.
Pihaknya juga mengungkapkan pelaksanaan Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) ini dilaksanakan sekaligus sebagai sumber dalam sistem penilaian perorangan personel anggota kepolisian.
“Selain aspek mental dan akademis juga dinilai dari aspek jasmani, oleh karena itu diadakan TKJ setiap enam bulan sekali sebagai bagian dari program Polri untuk menjaga stamina dan kesiapan personel dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya,” pungkasnya. (REDJAVA****)










