JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Rasa empati dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, terhadap warganya yang tertimpa musibah.
Pada Rabu (7/5/2025), istri Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo ini mendatangi langsung lokasi dan keluarga korban ledakan tabung gas yang terjadi di Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget.
Kunjungan tersebut bukan hanya sekadar simbolis, melainkan wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat.
Dalam kunjungan itu, Nia Kurnia didampingi oleh sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Mustangin, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) dr. Ellya Fardasyah.
Selain itu ada Direktur Utama PT Bank Syariah BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar, Camat Kalianget Hakiki Maulana, serta beberapa petugas dari Dinsos dan Dinkes.

Kepada keluarga korban, Politisi PDI-P itu menyampaikan rasa duka dan mengajak mereka untuk tetap tabah menghadapi cobaan.
“Kami semua hadir di sini bukan hanya untuk memberi bantuan, tetapi untuk menunjukkan bahwa pemerintah daerah peduli. Musibah ini tentu berat, tetapi mari kita percaya bahwa ini adalah ujian dari Allah SWT. Tetap semangat dan terus kuat menjalani hidup ke depan,” ujarnya dengan penuh empati.
Dalam kunjungan tersebut, diserahkan pula bantuan dari berbagai pihak.
Dinsos P3A menyalurkan paket sembako, Dinkes memberikan bantuan nutrisi untuk pemulihan kesehatan, dan PT BPRS Bhakti Sumekar menyerahkan bantuan berupa uang duka.
Selain itu, tim medis turut melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan layanan psikososial kepada keluarga terdampak.

Sementara itu Camat Kalianget Hakiki menyampaikan apresiasi kepada TP PKK dan jajaran Pemkab Sumenep atas respons cepat dan kepedulian yang diberikan.
“Semoga ini menjadi kekuatan moral bagi warga kami untuk bangkit dari keterpurukan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui TP PKK berkomitmen untuk terus mendampingi warganya dalam setiap situasi, terutama saat mereka menghadapi masa-masa sulit.
Kepedulian sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari pelayanan publik yang humanis dan responsif.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban, dan menjadi penyemangat baru bagi keluarga korban. Jangan pernah merasa sendiri, karena pemerintah selalu hadir untuk rakyatnya,” pungkas Nia Kurnia Fauzi. (REDJAVA****)












