Cuaca Tak Menentu, Petani di Bluto Pilih Tanam Kacang Hijau di Bantu Babinsa

Minggu, 21 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cuaca Tak Menentu, Petani di Bluto Pilih Tanam Kacang Hijau di Bantu Babinsa, Minggu (21/04/2024)

Cuaca Tak Menentu, Petani di Bluto Pilih Tanam Kacang Hijau di Bantu Babinsa, Minggu (21/04/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sejumlah petani di Desa Palongan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep memilih menanam kacang hijau.

Hal ini mereka lakukan karena cuaca tak menentu. Terutama di wilayah yang minim adanya sumber pengairan.

Sebab, proses awal sejak masa tanam hingga panen tiba, kacang hijau ini merupakan salah satu komoditas strategis yang dapat ditanam di lahan sawah kering saat musim kemarau.

Baca Juga :  Zaini Wer wer, N.G.O Madura : Pecat Semua Oknum yang Terlibat Semua Kasus di Rutan Medaeng

Babinsa Koramil 0827/04 Bluto Koptu Andi Ilham yang turut membantu penyiangan mengatakan di musim peralihan hujan ke kemarau sebagian petani setempat saat ini tengah membudidayakan tanaman kacang hijau.

“Tanam kacang hijau ini tentunya dengan pertimbangan karena tanah di sini itu tegalan, dan minim pengairan. Kalau hujan gak sering, itu baik untuk tanaman kacang hijau,” ujarnya, Minggu (21/4/2024).

Baca Juga :  Jadi Irup Upacara Bendera di SDN Pangarangan V, Berikut Pesan Babinsa Koramil 0827/01 Kota

Koptu Andi mengungkapkan kacang hijau dipilih dengan alasan karena ketika tiba masa panen tidak ribet.

“Petani disini lebih memilih kacang hijau karena lebih hemat modal dan tanpa pemupukan, sebab sebelumnya di tanami tomat terguyur hujan tanamannya langsung mati,” ungkapnya.

Menurutnya, proses perawatan tanaman kacang hijau dianggap mudah, karena hanya dengan pembersihan gulma dan melakukan penyemprotan hama saja.

Baca Juga :  Akhmadi Yasid: Jika Terbukti Terima Dana BSPS, Oknum Pejabat Harus Diproses Hukum

Pada usia maksimal 80 hari, sudah bisa memanen kacang hijau yang ditandai kulit polong yang tua.

“Masa dua bulan lebih, tanaman kacang hijau bisa dipanen dan tanaman ini lebih kuat saat cuaca seperti ini,” kata Koptu Andi Ilham. (REDJAVA/PENDIM****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru