JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah upaya nasional membangun generasi cerdas dan berakhlak, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Sumenep tampil menjadi pelopor dalam menggelar ajang bergengsi bertajuk Kompetisi PAI, Matematika, dan IPA Tingkat SD/MI se-Kabupaten Sumenep.
Kegiatan yang digelar selama dua hari, Minggu-Senin (20-21 April 2025), ini berhasil menyedot antusiasme 198 siswa dari berbagai penjuru kabupaten.

Ajang ini tak sekadar lomba biasa. Ia menjadi panggung inspiratif bagi anak-anak usia dasar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang keagamaan, logika numerik, dan pemahaman sains.
Melalui babak penyisihan hingga final yang berlangsung di lingkungan MTsN 2 Sumenep, semangat belajar dan atmosfer kompetitif yang sehat menyatu dalam balutan nuansa edukatif yang kuat.
Puncak acara terasa istimewa saat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, H. Abdul Wasid, hadir langsung untuk menutup kegiatan sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para juara.

Didampingi oleh Kasi Pendidikan Madrasah, Edy Hariyanto, suasana prosesi penyerahan penghargaan berlangsung penuh khidmat dan inspiratif.
Dalam sambutannya, Abdul Wasid menyampaikan harapan besar agar kompetisi ini tidak hanya menjadi ruang aktualisasi prestasi, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter generasi masa depan.
“Kompetisi ini bukan hanya soal menang atau kalah. Ini tentang membentuk anak-anak kita menjadi insan yang berilmu, jujur, dan berintegritas. Kami ingin melihat lahirnya generasi emas dari Sumenep yang siap bersaing di kancah regional, nasional, bahkan global,” kata Abdul Wasid, Senin (21/04/2025)
Lebih jauh, Kepala Kemenag juga mengapresiasi MTsN 2 Sumenep yang konsisten menjadi institusi pendidikan berbasis madrasah yang progresif dan responsif terhadap kebutuhan zaman.
“Kegiatan ini dinilai menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat pondasi pendidikan yang tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual, tapi juga spiritual dan moral. Sebuah harmoni pendidikan yang menjadi dambaan banyak pihak di tengah tantangan zaman,” pungkasnya.
Ajang kompetisi seperti ini diharapkan menjadi agenda rutin, bahkan mampu ditingkatkan ke skala yang lebih luas, sebagai bentuk investasi jangka panjang untuk peradaban pendidikan Kabupaten Sumenep yang lebih unggul dan berdaya saing. (REDJAVA/Ss****)













