JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah hiruk-pikuk aktivitas perkotaan, sebuah ruang jeda hadir menawarkan ketenangan dan pesona alam yang autentik. Caffe Al-Rawitul, yang berdiri anggun di pinggir sungai Desa Kebonagung, Kecamatan Kota Sumenep, menjelma menjadi destinasi baru bagi warga yang ingin melepas penat, menikmati kebersamaan, sekaligus menyatu dengan alam.
Aliran sungai yang tenang, semilir angin, serta panorama hijau di sekitarnya menciptakan suasana yang sulit ditemukan di kafe-kafe perkotaan pada umumnya. Tak heran jika tempat ini mulai menjadi magnet bagi berbagai kalangan, termasuk insan pers.
“Ini bukan sekadar tempat nongkrong, tapi ruang refleksi. Duduk di sini, kita benar-benar merasakan ketenangan. Pemandangannya spektakuler, sangat cocok untuk refreshing bersama keluarga maupun teman,” kata Achmad Seini, Kabiro Radarpost Sumenep, saat nongkrong bersama sesama jurnalis, Jumat (26/12/2025).
Tak hanya mengandalkan pesona alam, Caffe Al-Rawitul juga memanjakan pengunjung dengan sajian makanan dan minuman beraneka ragam. Mulai dari kopi dan minuman kekinian, hingga hidangan ringan dan menu keluarga, seluruh sajian dirancang untuk melengkapi pengalaman bersantai di tengah suasana alam yang sejuk dan menenangkan.

“Konsep kafe yang memadukan alam, kuliner, dan kenyamanan ini bisa menjadi ikon baru wisata santai di Sumenep. Lokasinya strategis, atmosfernya alami, dan konsepnya sangat kuat,” tambahnya.
Ditempat yang sama, M. Rawi, Pimred Media Online Nagabonar Sumenep, menambahkan, “Caffe Al-Rawitul tidak hanya menghadirkan pengalaman bersantai, tetapi juga menjadi contoh bagaimana potensi lokal bisa dikembangkan menjadi sektor ekonomi kreatif yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.”
Diketahui, Caffe Al-Rawitul merupakan milik Kepala Desa Kebonagung, Bustanul Affa. Kehadiran kafe ini sekaligus menjadi bukti peran aktif pemerintah desa dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, tanpa harus mengorbankan kelestarian lingkungan.
Dengan perpaduan alam, kuliner, dan konsep kekinian, Caffe Al-Rawitul tak hanya menjadi tempat menikmati kopi, tetapi juga ruang membangun kebersamaan sekaligus wajah baru pariwisata santai di Kota Sumenep. (REDJAVA****)












