JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH mengharap dan menghimbau masyarakat Sumenep untuk dapatnya mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kaki pada hewan ternak.
Dengan salah satunya intens dalam menjaga kebersihan kandang serta rutin mengecek kesehatan hewan ternak peliharaannya.
“Mungkin dengan cara tersebut insyaallah hewan ternak peliharaannya akan terhindar dari wabah PMK, “kata Ketua PDIP Sumenep, Sabtu (14/05/2022).
Sebelum, Pihaknya menghimbau kepada masyarakat pemilik hewan ternak, Pemkab Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan (DKPP) sudah menerjunkan tim untuk mengecek langsung ke sejumlah peternak hewan milik warga desa Batu Dinding kecamatan Gapura dan warga Lenteng Timur kecamatan Lenteng.
“Jadi Pemkab Sumenep sudah mengantisipasi sebelumnya, ini tentunya juga dibutuhkan peran serta masyarakat khususnya peternak hewan untuk dapatnya bersama-sama dalam menanggulangi wabah PMK, ” harapnya.
Menurut orang nomer satu di kabupaten Sumenep ini, penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak itu sudah menyerang ternak dibeberapa kabupaten di Jawa Timur, sebanyak 1.296 ekor yang sudah terjangkit dan terdeteksi di kabupaten Lumajang.
Lebih lanjut Bupati Ra Achmad Fauzi menjelaskan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) adalah penyakit hewan ternak menular akut yang disebabkan virus tipe A dari Family Picornaviridae, genus Apthovirus dan juga disebut penyakit Foot and Mouth Disease (FMD) yang akan menyerang hewan ternak seperti, sapi, kerbau, unta, gajah, rusa, kambing, domba dan babi.
“Mari kita perangi Bersama-sama, Semoga kabupaten Sumenep terhindar dari wabah PMK, ” pungkasnya. (REDJAVA/T)












