Bupati Sumenep Himbau Masyarakat Rutin Menjaga Kebersihan Kandang Ternak Guna Antisipasi PMK

Minggu, 15 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH

Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH mengharap dan menghimbau masyarakat Sumenep untuk dapatnya mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kaki pada hewan ternak.

Dengan salah satunya intens dalam menjaga kebersihan kandang serta rutin mengecek kesehatan hewan ternak peliharaannya.

“Mungkin dengan cara tersebut insyaallah hewan ternak peliharaannya akan terhindar dari wabah PMK, “kata Ketua PDIP Sumenep, Sabtu (14/05/2022).

Baca Juga :  Kasdim Sumenep Pimpin Korps Raport Anggota Purna Tugas

Sebelum, Pihaknya menghimbau kepada masyarakat pemilik hewan ternak, Pemkab Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan (DKPP) sudah menerjunkan tim untuk mengecek langsung ke sejumlah peternak hewan milik warga desa Batu Dinding kecamatan Gapura dan warga Lenteng Timur kecamatan Lenteng.

“Jadi Pemkab Sumenep sudah mengantisipasi sebelumnya, ini tentunya juga dibutuhkan peran serta masyarakat khususnya peternak hewan untuk dapatnya bersama-sama dalam menanggulangi wabah PMK, ” harapnya.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Ramadan, Polres Sumenep dan Insan Media Bangun Komunikasi Terbuka Lewat Bukber

Menurut orang nomer satu di kabupaten Sumenep ini, penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak itu sudah menyerang ternak dibeberapa kabupaten di Jawa Timur, sebanyak 1.296 ekor yang sudah terjangkit dan terdeteksi di kabupaten Lumajang.

Lebih lanjut Bupati Ra Achmad Fauzi menjelaskan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) adalah penyakit hewan ternak menular akut yang disebabkan virus tipe A dari Family Picornaviridae, genus Apthovirus dan juga disebut penyakit Foot and Mouth Disease (FMD) yang akan menyerang hewan ternak seperti, sapi, kerbau, unta, gajah, rusa, kambing, domba dan babi.

Baca Juga :  Resmikan JLS: Bupati, Pembangunan JLS Proyek Penting Untuk Pemgembangan Kota

“Mari kita perangi Bersama-sama, Semoga kabupaten Sumenep terhindar dari wabah PMK, ” pungkasnya. (REDJAVA/T)

Berita Terkait

Puluhan Prajurit Yonif 931/JKT Bersama DLH Sumenep Bersihkan Jalan Pahlawan, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan
Nelayan Asal Masalembu Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Masih Berlangsung
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha Sumenep
Jamin Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang
BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura
Humanis dan Sigap, Polwan Polres Sumenep Kawal Kelancaran Sholat Jumat di Sejumlah Masjid
KBS Sumenep Salurkan 55 Nasi Bungturat, Tebar Kepedulian dan Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan
Buka Akses Pendidikan di Balik Jeruji, Rutan Sumenep Gelar Program Kesetaraan bagi Warga Binaan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:42 WIB

Puluhan Prajurit Yonif 931/JKT Bersama DLH Sumenep Bersihkan Jalan Pahlawan, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WIB

Nelayan Asal Masalembu Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Masih Berlangsung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha Sumenep

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:40 WIB

Jamin Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:35 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura

Berita Terbaru

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ari Widjajanto

Bangkalan

BMKG Ungkap Penyebab Siang Terik dan Malam Dingin di Madura

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:35 WIB