Bupati Fauzi Optimistis KNMP Angkat Kesejahteraan 1.893 KK Nelayan Dapenda

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Langit pesisir Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur tampak berbeda, Selasa (03/03/2026).

Kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, menjadi penanda kuat bahwa kawasan nelayan di ujung timur Kabupaten Sumenep itu kini masuk dalam peta prioritas pembangunan nasional.

Melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Desa Dapenda diproyeksikan menjadi pusat penguatan ekonomi pesisir berbasis produktivitas, hilirisasi, dan kesejahteraan nelayan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H., menegaskan bahwa KNMP bukan sekadar program penataan kawasan, melainkan langkah strategis untuk mentransformasi kehidupan masyarakat nelayan.

“KNMP tidak hanya menjadi kawasan pemukiman nelayan yang tertata dengan baik, tetapi mampu menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Bupati Fauzi di sela-sela kunjungan menteri.

Kabupaten Sumenep dikenal sebagai daerah kepulauan dengan potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar.

Baca Juga :  Lomba Baca Puisi dan Pidato Ala Bung Karno Sukses Digelar PD IWO Sumenep, Imam Mustain : Tahun Depan Akan Meriah Dengan Peserta Yang Lebih Luas

Sumber daya laut melimpah, perairan luas, serta tradisi melaut yang kuat menjadi fondasi penting pengembangan sektor ini.

Namun, menurut Bupati, potensi tersebut harus dikelola lebih modern dan berkelanjutan.

Nelayan tidak lagi hanya fokus pada hasil tangkapan, tetapi juga pada pengolahan, pemasaran, hingga penguatan ekonomi kreatif berbasis kelautan.

“Kami berharap program ini mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga kelestarian sumber daya laut agar tetap berkelanjutan dan bisa dinikmati generasi mendatang.

Menteri Sakti Wahyu Trenggono menegaskan, KNMP dirancang untuk mendorong peningkatan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.

“Program KNMP memberikan manfaat dalam rangka meningkatkan produktivitas para nelayan di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Di Desa Dapenda, sejumlah fasilitas telah dibangun, mulai dari pabrik es portable untuk menjaga kesegaran ikan, kios pemasaran, bengkel nelayan, hingga sarana pendukung lain yang menunjang aktivitas ekonomi pesisir.

Baca Juga :  Sertijab di Kejati Jatim, Nislianudin Resmi Menjabat Kajari Sumenep

Menurut Menteri, kualitas ikan sangat menentukan harga jual. Dengan fasilitas penyimpanan dan distribusi yang baik, nelayan tidak lagi dirugikan akibat turunnya mutu hasil tangkapan.

“Ikan yang kualitasnya terjaga berdampak terhadap harga jual. Dengan dukungan sarana ini, mutu tangkapan bisa dipertahankan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan,” jelasnya.

1.893 KK dan Harapan Baru Pesisir
KNMP Desa Dapenda dihuni oleh 1.893 kepala keluarga, mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Tercatat 31 perahu tradisional aktif digunakan untuk melaut setiap hari.

Angka tersebut menunjukkan besarnya ketergantungan masyarakat terhadap sektor perikanan. Dengan dukungan infrastruktur dan akses pemasaran yang lebih baik, kawasan ini diproyeksikan menjadi model pengembangan ekonomi pesisir berbasis komunitas di wilayah kepulauan.

Baca Juga :  Meneguhkan Sinergi: Wabup Sumenep Silaturahmi ke Kapolres, Bahas Keamanan dan Harmoni Daerah

KKP bahkan membuka peluang koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mengkaji penambahan titik KNMP di wilayah lain, mengingat besarnya potensi perikanan tangkap dan budidaya di daerah ini.

Bagi Pemkab Sumenep, kehadiran KNMP menjadi momentum penting menjadikan sektor kelautan sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah.

Di tengah tantangan ekonomi global, penguatan ekonomi berbasis lokal terutama di wilayah pesisir dinilai menjadi strategi yang paling realistis dan berkelanjutan.

Desa Dapenda kini bukan lagi sekadar kampung nelayan. Ia sedang diproyeksikan menjadi simbol kebangkitan ekonomi pesisir Sumenep dari laut untuk kesejahteraan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU