Bupati Fauzi Optimistis KNMP Angkat Kesejahteraan 1.893 KK Nelayan Dapenda

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Langit pesisir Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur tampak berbeda, Selasa (03/03/2026).

Kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, menjadi penanda kuat bahwa kawasan nelayan di ujung timur Kabupaten Sumenep itu kini masuk dalam peta prioritas pembangunan nasional.

Melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Desa Dapenda diproyeksikan menjadi pusat penguatan ekonomi pesisir berbasis produktivitas, hilirisasi, dan kesejahteraan nelayan.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H., menegaskan bahwa KNMP bukan sekadar program penataan kawasan, melainkan langkah strategis untuk mentransformasi kehidupan masyarakat nelayan.

“KNMP tidak hanya menjadi kawasan pemukiman nelayan yang tertata dengan baik, tetapi mampu menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Bupati Fauzi di sela-sela kunjungan menteri.

Kabupaten Sumenep dikenal sebagai daerah kepulauan dengan potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar.

Baca Juga :  Brand Skincare Anak Moell Hadir di Pulau Mamburit Kepulauan Kangean Sumenep, Fokus Atasi Stunting Anak

Sumber daya laut melimpah, perairan luas, serta tradisi melaut yang kuat menjadi fondasi penting pengembangan sektor ini.

Namun, menurut Bupati, potensi tersebut harus dikelola lebih modern dan berkelanjutan.

Nelayan tidak lagi hanya fokus pada hasil tangkapan, tetapi juga pada pengolahan, pemasaran, hingga penguatan ekonomi kreatif berbasis kelautan.

“Kami berharap program ini mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga kelestarian sumber daya laut agar tetap berkelanjutan dan bisa dinikmati generasi mendatang.

Menteri Sakti Wahyu Trenggono menegaskan, KNMP dirancang untuk mendorong peningkatan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.

“Program KNMP memberikan manfaat dalam rangka meningkatkan produktivitas para nelayan di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Di Desa Dapenda, sejumlah fasilitas telah dibangun, mulai dari pabrik es portable untuk menjaga kesegaran ikan, kios pemasaran, bengkel nelayan, hingga sarana pendukung lain yang menunjang aktivitas ekonomi pesisir.

Baca Juga :  Danramil Ikuti Kegiatan Monitoring DD ADD Tahap I 2023 di Desa Bluto

Menurut Menteri, kualitas ikan sangat menentukan harga jual. Dengan fasilitas penyimpanan dan distribusi yang baik, nelayan tidak lagi dirugikan akibat turunnya mutu hasil tangkapan.

“Ikan yang kualitasnya terjaga berdampak terhadap harga jual. Dengan dukungan sarana ini, mutu tangkapan bisa dipertahankan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan,” jelasnya.

1.893 KK dan Harapan Baru Pesisir
KNMP Desa Dapenda dihuni oleh 1.893 kepala keluarga, mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Tercatat 31 perahu tradisional aktif digunakan untuk melaut setiap hari.

Baca Juga :  Untuk Meningkatkan Keandalan Jaringan Listrik, PLN Sumenep Lakukan Pemeliharaan Jaringan

Angka tersebut menunjukkan besarnya ketergantungan masyarakat terhadap sektor perikanan. Dengan dukungan infrastruktur dan akses pemasaran yang lebih baik, kawasan ini diproyeksikan menjadi model pengembangan ekonomi pesisir berbasis komunitas di wilayah kepulauan.

KKP bahkan membuka peluang koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mengkaji penambahan titik KNMP di wilayah lain, mengingat besarnya potensi perikanan tangkap dan budidaya di daerah ini.

Bagi Pemkab Sumenep, kehadiran KNMP menjadi momentum penting menjadikan sektor kelautan sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah.

Di tengah tantangan ekonomi global, penguatan ekonomi berbasis lokal terutama di wilayah pesisir dinilai menjadi strategi yang paling realistis dan berkelanjutan.

Desa Dapenda kini bukan lagi sekadar kampung nelayan. Ia sedang diproyeksikan menjadi simbol kebangkitan ekonomi pesisir Sumenep dari laut untuk kesejahteraan. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru