JAVANETWORK. CO.ID.SUMENEP – Irama musik dangdut menggema di Halaman Kantor Bupati Sumenep, Senin (11/08/2025), mengiringi tepuk tangan dan sorak sorai penonton. Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia,
Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Lomba Dangdut Agustus (LDA) antar Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipenuhi tawa, canda, dan semangat persaudaraan.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, membuka langsung perlombaan ini dengan penuh apresiasi kepada para ASN yang ikut berpartisipasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baginya, ajang ini bukan sekadar lomba tarik suara, tetapi panggung untuk merayakan kekompakan dan memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja.

“Lomba Dangdut Agustus ini bukan hanya soal menyanyi atau unjuk suara, tetapi semangat, kekompakan, dan upaya membangun suasana kerja yang lebih humanis dan menyenangkan di lingkungan ASN,” tegasnya.
Bupati menambahkan, ASN tidak hanya dituntut profesional dalam tugas pelayanan publik, tetapi juga perlu memiliki ruang untuk mengekspresikan diri dan berkreasi.
“Kegiatan seperti ini dapat menjadi jembatan yang menghangatkan hubungan antarsesama pegawai, sekaligus membangun energi positif di lingkungan pemerintahan,” jelasnya.
Sebanyak 36 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tampil membawakan lagu-lagu dangdut pilihan.

Dengan penampilan yang total, mereka akan memikat penonton yang larut dalam suasana riang gembira. Tak jarang, riuh tepuk tangan dan gelak tawa mewarnai setiap penampilan.
Tampak hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasyadi, para Asisten Sekda, Kepala Bagian Umum, Kepala Bagian Humas dan Protokol, para pimpinan OPD, serta para peserta lomba yang siap memberikan penampilan terbaiknya.
Bupati Achmad Fauzi berharap, momentum HUT kemerdekaan ini menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Ia ingin semangat kemerdekaan juga menjadi sumber inspirasi untuk meningkatkan kreativitas, nasionalisme, dan solidaritas di kalangan ASN.
“Kami ingin ASN di Kabupaten Sumenep menjadi teladan, tidak hanya dalam melayani masyarakat, tetapi juga dalam merawat budaya, semangat nasionalisme, dan kebersamaan,” pungkasnya. (REDJAVA****)









