Bupati Fauzi Akui Batik Tulis Canteng Koneng Tembus Pasar Luar Negeri

- Redaksi

Senin, 27 Mei 2024 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Saat Mengunjungi Sentra UMKM Batik Canteng Koneng

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Saat Mengunjungi Sentra UMKM Batik Canteng Koneng

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Batik merupakan salah satu produk Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) unggulan yang dimiliki Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur batik Canteng Koning sudah tembus pasar luar negeri.

Karya hasil tangan kreatif pemuda yang memiliki sejuta imajinasi yang sangat baik, sehingga produk batik tulis laku terjual dikancah internasional.

Batik bercorak khas Sumenep ini diproduksi dengan kualitas serta motif batik tulis yang tercipta sesuai dengan perkembangan zaman dan dipadukan corak dan motif leluhur terdahulu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Batik Canteng Koneng ini dirintis sejak tahun 2011 silam oleh Didik Haryanto, beralamat di Jalan Kartini, Gang II, Nomor 1, Desa Pangarangan, Kota Sumenep, Kabupaten Madura Jawa Timur.

Menurut Didik Hariyanto, pria yang akrab disapa Didik Cako ini, awal bergelut di dunia membatik banyak sekali tantangan dan rintangan yang harus dilewati. Namun, hal itu tak membuatnya surut. Perlahan tapi pasti, kata dia, hasil karya sederhana itu akhirnya membuahkan hasil setelah mendapat respon positif dari pemerintah daerah.

Baca Juga :  Sumenep Genjot Ekonomi Kreatif Lewat Budaya, Dua Event Kolosal Siap Tarik Ribuan Pengunjung

“Banyak yang kita lakukan, pertama kita memanggil mereka yang ingin bekerja, kita ajari mereka kita bayar mereka, kedua kita juga aktif dengan pemerintah untuk memberikan pelatihan,” kata Didik Cako, Senin, (27/5/2024).

Lanjut Didik mengungkapkan, seiring dengan berkembangnya jumlah pesanan kini sudah mulai banyak beberapa lembaga untuk melakukan studi banding dengan tujuan agar bisa mengetahui cara menghasilkan batik yang baik dan berkualitas.

“Sampai detik ini kita selalu terbuka, dan selalu memberikan edukasi yang terbaik bagi meraka,” jelasnya.

Produk batik tulis Canteng Koneng sudah merambah antar provinsi, bahkan kemarin tampil acara-acara besar, ini menandakan bahwa batik Sumenep tidak kalah kualitas, mutu dan modelnya dengan beberapa batik yang sudah memiliki brand di kota lain.

“Dalam satu bulan batik terjual 100 sampai 200 Potong. Sedangkan harganya dari 600 ribu hingga 4 juta,” ujarnya.

“Ini menjadi salah satu produk UMKM yang harus kita dukung. Bahkan bisa diekspor sebagai salah satu produk kearifan lokal yang harus dipertahankan,” ungkapnya lagi.

Baca Juga :  Kolaborasi Polres Sumenep dan AJS Jadi Model Kemitraan Media-Polri di Daerah

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, jika para pembatik di Kabupaten Sumenep mengalami kemajuan yang sangat luar biasa dengan dimotori oleh Batik Tulis Canteng Koneng.

Selama ini para pengrajin Batik Tulis Khas Sumenep akan selalu diberdayakan serta disejahterakan demi menjaga kelestarian budaya Bangsa.

“Untuk menjaga kelestarian budaya bangsa kami akan terus meningkatkan kesejahteraan para pengrajin, dan kami terus mencetak para pengrajin batik tulis yang muda di Kabupaten Sumenep ini,” paparnya.

Melihat perkembangan batik, ia pun sangat mengapresiasi para pembatik di Sumenep, khususnya yang masih muda-muda, karena terus berkarya dan terus semangat untuk meningkatkan karya seninya.

Kata bupati, jika pengrajin batik tulis di Sumenep saat ini rata-rata anak muda, dan hal itu menurutnya perlu mendapatkan support penuh, lantaran karya batiknya saat ini telah dipakai oleh kalangan pejabat tingkat daerah, Provinsi hingga dipakai Presiden Republik Indonesia (RI).

Baca Juga :  Breaking News: Lahan Dekat Pemukiman Warga Terbakar di Saroka, Saronggi, Petugas Gerak Cepat Padamkan Api

“Batik pola yang seperti ini sudah banyak di pakai oleh para menteri, Pejabat BUMN, Pengusaha, Gubernur dan Wakil Gubernur, di beberapa daerah di indonesia, bahkan Presiden. Ini batik generasi muda dan rata-rata yang membatik kalangan pemuda,” imbuhnya.

Di samping itu, Politisi PDI Perjuangan ini juga menjelaskan, bahwa ada dua generasi pengrajin batik tulis khas Sumenep.

“Kita ada dua generasi pembatik, pertama pembatik pola di Pakandangan generasi tua generasi legendaris, dan kita ada batik pola yang membatik adalah generasi-generasi muda semua,” tuturnya.

Untuk itu, Suami Nia Kurnia Fauzi ini kemudian mengajak seluruh awak media untuk memberitahukan kepada khalayak ramai bahwa di Sumenep ada mahakarya Batik Tulis dan yang pembatiknya rata-rata adalah pemuda.

“Ini yang teman-teman media perlu sampaikan ke publik, biar semua tahu bahwa di Sumenep ini ada karya batik yang pembatiknya rata-rata usianya 25 tahun ke bawah,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU