JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana penuh kebersamaan tampak dalam peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang dipadukan dengan Hari Lahir (Harlah) ke-III Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.
Acara yang mengangkat tema “BUMDESMA Bluto LKD Berbagi” itu berlangsung meriah di halaman kantor BUMDESMA Bluto LKD, dengan dihadiri berbagai unsur pimpinan dan tokoh masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis DPMD Sumenep, Plt Camat Bluto Kamiludin, S.Ag., M.AP., Kapolsek Bluto AKP Agus Sugito, Danramil Bluto, serta para pengurus BUMDES se-Kecamatan Bluto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bukti nyata dukungan lintas sektor terhadap penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa.

Direktur BUMDESMA Kecamatan Bluto, Surait, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata komitmen BUMDESMA untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Hari ini kita tidak hanya memperingati kemerdekaan bangsa, tetapi juga meneguhkan semangat kemandirian desa melalui BUMDESMA. Berbagi dengan masyarakat adalah cara kami berkontribusi bagi pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Surait kepada media ini.
Menurutnya, BUMDESMA Bluto telah berkembang sebagai wadah ekonomi kerakyatan yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan usaha desa.
Tidak hanya fokus pada penguatan unit usaha simpan pinjam dan ekonomi produktif, BUMDESMA juga aktif menyalurkan manfaat sosial kepada masyarakat sekitar.

“Tiga tahun perjalanan BUMDESMA Bluto adalah bukti bahwa gotong royong dan kebersamaan dapat melahirkan kekuatan ekonomi baru di desa. Kami ingin menunjukkan bahwa desa bisa mandiri dan maju dengan mengandalkan potensi yang ada,” tambah Surait.
Acara yang digelar dengan penuh kekeluargaan itu juga diwarnai lantunan shalawat dari para pemuda desa, seolah meneguhkan nilai religiusitas yang melekat di tengah masyarakat Bluto.
BUMDESMA Bluto berharap, momentum HUT RI ke-80 dan Harlah ke-III ini dapat menjadi titik tolak untuk memperluas program pemberdayaan ekonomi desa.
“Kami optimis, selama masyarakat bersatu dan saling mendukung, desa akan tumbuh menjadi basis kekuatan ekonomi bangsa,” tutup Surait dengan penuh semangat. (REDJAVA****)








