Truk Trailer Tersangkut Pohon Mangga di Jalan Raya Gapura Paberasan, Arus Lalu Lintas Menuju Kota Sumenep Tersendat
JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Arus lalu lintas di Jalan Raya Gapura Paberasan, Kabupaten Sumenep, tersendat pada Minggu malam (3/8/2025), akibat sebuah truk trailer yang tersangkut pohon mangga di pinggir jalan.
Kendaraan besar tersebut melaju dari arah timur menuju pusat Kota Sumenep sebelum akhirnya terhenti akibat bagian atas (box) truk mengenai ranting pohon yang menjuntai ke badan jalan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB itu sontak menarik perhatian masyarakat. Warga setempat secara spontan turun ke jalan membantu mengatur lalu lintas karena badan truk sempat menutup sebagian besar jalur, sehingga kendaraan dari dua arah harus bergantian melintas.
“Truknya terlalu tinggi, dan ketika melewati titik ini, langsung tersangkut pohon. Sopir sempat berusaha mundur, tapi ranting pohonnya cukup kuat,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian.
Antrian Roda Empat di Jalan Raya Gapura Desa Paberasan
Hingga berita ini ditulis, kendaraan trailer tersebut masih berada di lokasi, dan belum terlihat adanya petugas dari kepolisian maupun dinas perhubungan yang menangani langsung situasi tersebut.
Sejumlah pengendara mengeluhkan antrean panjang dan kesulitan melintas, terutama karena minimnya penerangan jalan di malam hari.
Pohon mangga yang menjadi penyebab tersangkutnya truk diketahui merupakan milik warga yang tumbuh di tepi jalan raya. Warga berharap pemerintah segera melakukan penataan dan pemangkasan pohon di sepanjang ruas jalan tersebut guna mencegah terjadinya insiden serupa di kemudian hari.
Antrian Roda Empat Di Jalan Raya Gapura Desa Paberasan
Jalan Raya Gapura Paberasan sendiri dikenal sebagai jalur strategis dan padat kendaraan, terutama bagi mobilitas masyarakat dari wilayah timur menuju pusat kota. Oleh sebab itu, keterlambatan penanganan insiden seperti ini dapat berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat.
Pihak berwenang diharapkan segera turun tangan untuk mengevakuasi kendaraan dan menormalkan arus lalu lintas, sekaligus mengevaluasi faktor-faktor keselamatan jalan yang ada, termasuk kondisi vegetasi di sekitar bahu jalan. (REDJAVA****)
Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow