BPBD Sumenep Susun Status Siaga Darurat untuk Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

- Redaksi

Senin, 30 Desember 2024 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumenep Achmad Laili Maulidi

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumenep Achmad Laili Maulidi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabupaten Sumenep, yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan keindahan alamnya, saat ini menghadapi tantangan serius dari potensi bencana hidrometeorologi.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep telah menyusun status siaga darurat bencana sebagai langkah strategis untuk mengurangi dampak yang mungkin terjadi.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Achmad Laili Maulidi, wilayah ini memiliki kerawanan terhadap sejumlah bencana alam yang kerap terjadi selama musim hujan.

Beberapa ancaman utama yang diidentifikasi meliputi angin kencang, banjir, dan tanah longsor.

“Musim penghujan seperti sekarang meningkatkan risiko terjadinya bencana. Oleh karena itu, kami melakukan pemetaan terhadap potensi-potensi tersebut untuk memastikan langkah antisipasi yang lebih terarah,” kata Ahmad Laili Maulidi, Senin (30/12/2024).

Langkah konkret yang diambil BPBD tidak hanya terbatas pada penyusunan status siaga. Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BPBD Sumenep juga berencana mendirikan posko tanggap darurat di area strategis, yakni Taman Potre Koning. Posko ini diharapkan menjadi pusat koordinasi, informasi, dan bantuan cepat apabila terjadi bencana.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat bisa mendapatkan pertolongan dengan cepat dan tepat jika terjadi keadaan darurat,” ujar mantan Kasatpol PP Sumenep itu.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan sekitar.

“Kami mengajak masyarakat untuk rutin membersihkan lingkungan, termasuk membuang sampah pada tempatnya agar tidak menyumbat saluran air. Memotong dahan atau ranting pohon yang rawan tumbang juga penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Langkah-langkah ini menjadi bagian dari upaya BPBD Sumenep untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman di tengah ancaman cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, diharapkan dampak bencana dapat diminimalkan sehingga keselamatan warga tetap terjaga,” tandasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU