BPBD Sumenep Siaga Penuh: Pantau 69 Desa Rawan, Siapkan Logistik, dan Perkuat Koordinasi Lintas Instansi

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Sumenep Ach Laily Maulidy

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Sumenep Ach Laily Maulidy

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep memaksimalkan seluruh sumber daya untuk memastikan kesiapsiagaan di 69 desa yang masuk kategori rawan bencana.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir, tanah longsor, maupun gelombang tinggi di wilayah pesisir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Sumenep Ach Laily Maulidy menyampaikan pemantauan lapangan dilakukan secara menyeluruh mulai dari akses transportasi, titik-titik rawan longsor, hingga kawasan pantai yang berpotensi terdampak.

“Kami memastikan tim BPBD bersama perangkat desa sudah bergerak melakukan pendataan detail sekaligus menyiapkan jalur distribusi bantuan darurat agar bisa diakses kapan pun dibutuhkan,” ujarnya kepada media ini, Kamis (14/08/2025)

Lebih lanjut disampaikan, penyiapan logistik menjadi prioritas utama. Berbagai kebutuhan vital mulai dari bahan pangan, air bersih, perlengkapan kesehatan, hingga peralatan evakuasi telah ditempatkan di sejumlah titik strategis.

“Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi bantuan dapat dilakukan cepat dan merata tanpa harus menunggu pengiriman dari gudang pusat,” terangnya.

Koordinasi lintas instansi juga digencarkan. BPBD melibatkan TNI, Polri, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta perangkat desa untuk membangun sistem siaga terpadu. Dengan pola ini, setiap potensi ancaman dapat direspons secara cepat dengan pembagian tugas yang jelas di lapangan.

Baca Juga :  Kepedulian Kapolres Sumenep, Jembatan Rusak di Desa Babbalan Diperbaiki Bersama Warga

Menurutnya, kesiapsiagaan bukan hanya soal menunggu kejadian, melainkan juga memberikan rasa aman kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir dan sigap melindungi warganya.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Semua prosedur sudah disiapkan, jalur evakuasi sudah dipastikan aman, dan seluruh personel dalam posisi siaga penuh. Begitu ada tanda bahaya, seluruh mekanisme penanganan akan langsung berjalan,” tandasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU