BNNK Sumenep Temukan Fakta Mengejutkan: Jalur Laut Jadi Pintu Masuk Narkoba ke Madura

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNNK Sumenep, Bambang Sutrisno Saat Memberikan Pemaparan Konsilidasi Kebijakan Strategis Bertajuk Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Sektor Kelembagaan di Aula KPRI Serba Usaha, Kamis (19/06/2025)

Kepala BNNK Sumenep, Bambang Sutrisno Saat Memberikan Pemaparan Konsilidasi Kebijakan Strategis Bertajuk Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Sektor Kelembagaan di Aula KPRI Serba Usaha, Kamis (19/06/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ancaman narkoba tak lagi menyasar kota-kota besar. Kini, badai gelap itu perlahan menyusup ke pulau-pulau terpencil, menggoda generasi muda dengan ilusi sesaat yang berujung kehancuran.

Fakta inilah yang mendorong Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep menggelar konsolidasi kebijakan strategis bertajuk Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba di sektor kelembagaan, Kamis (19/6/2025), bertempat di Aula KPRI Serba Usaha.

Kepala BNN Kabupaten Sumenep, Bambang Sutrisno, berbicara lugas dalam forum tersebut. Ia tak menutup-nutupi kondisi darurat yang tengah mengancam wilayah paling timur Pulau Madura ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita baru saja dikejutkan dengan temuan puluhan kilogram narkoba di wilayah kepulauan Masalembu. Jika diuangkan, nilainya menembus angka miliaran rupiah. Ini bukan sinyal biasa. Ini alarm bahaya,” tegas Bambang.

Kondisi geografis Kabupaten Sumenep yang terdiri dari ratusan pulau menjadi celah empuk bagi jaringan pengedar.

Baca Juga :  Serda Sugeng Babinsa Koramil 0827/17 Dungkek Monitoring dan Evaluasi APB Desa Binaan

Jalur laut yang luas, pelabuhan kecil yang minim pengawasan, serta dinamika sosial masyarakat pesisir menjadi tantangan tersendiri bagi aparat penegak hukum.

Menurut Bambang, fenomena ini bukan sekadar kasus kriminal biasa, melainkan perang kebudayaan dan ketahanan bangsa.

“Generasi muda kita sedang digempur habis-habisan. Mereka bukan hanya korban, tapi juga sasaran investasi jangka panjang para bandar narkoba,” ujarnya.

Konsolidasi yang digagas BNN melibatkan lintas sektor, mulai dari Satpol PP, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, hingga lembaga sosial masyarakat.

Baca Juga :  Ibu Iriana dan OASE KIM Belajar dan Bermain Dengan Anak-anak di Sumatra Selatan

Fokus utamanya adalah membangun barikade pertahanan di setiap sektor kehidupan, termasuk penguatan keluarga sebagai benteng utama melawan narkoba.

“Kita tak bisa hanya mengandalkan penindakan. Pencegahan berbasis komunitas dan kelembagaan adalah kunci. Kami ingin setiap instansi menyusun program nyata dan menyentuh langsung persoalan narkoba,” lanjutnya.

BNN Sumenep menekankan perlunya peran aktif semua elemen, baik pemerintah maupun masyarakat sipil. Dinas Pendidikan, misalnya, diminta memperkuat ketahanan siswa melalui pendidikan karakter.

Dinas Kesehatan didorong memperluas pemahaman tentang dampak medis penyalahgunaan narkoba serta meningkatkan layanan rehabilitasi. Sementara Satpol PP diminta mengintensifkan pengawasan dan penegakan perda yang berkaitan dengan ketertiban umum.

Namun menurut Bambang, semua itu tidak akan cukup tanpa dimulai dari unit paling dasar: keluarga.

“Jika keluarga tidak harmonis, anak-anak akan mencari pelarian. Dari situlah narkoba menyusup. Maka ketahanan keluarga adalah pondasi utama. Keluarga kuat akan menciptakan komunitas yang kuat, dan bangsa yang tangguh,” ungkapnya.

Langkah yang diambil BNN Sumenep ini dinilai sebagai titik balik penting dalam strategi pemberantasan narkoba di kawasan kepulauan.

Baca Juga :  ANJANGSANA PAJAK: UPT PPD DAN BAPENDA SUMENEP TINJAU STRATEGI PAJAK SAMSAT KOTA BATU

Jika berhasil, Sumenep bisa menjadi role model nasional: bagaimana daerah terpencil justru bangkit menjadi garda terdepan perlawanan terhadap jaringan gelap narkotika.

“Sumenep tak akan tunduk. Kami akan menjadi mimpi buruk bagi bandar narkoba,” pungkas Bambang dengan penuh semangat. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU