JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana Aula TK Negeri Pembina Sumenep pada Rabu (15/10/2025) pagi tampak berbeda dari biasanya. Gelak tawa anak-anak berpadu dengan semangat edukatif dalam kegiatan Informasi dan Edukasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar oleh BNN Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan pihak sekolah.
Sebanyak 85 siswa-siswi TK Negeri Pembina Sumenep mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Tak hanya para guru yang terlibat, tapi juga orang tua yang ingin memahami bagaimana cara menanamkan nilai-nilai hidup sehat dan bebas narkoba sejak usia dini.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Neny Rahayu Ning Tyas, Amd.Kep, dari Seksi Rehabilitasi BNNK Sumenep, yang tampil interaktif dan inspiratif di hadapan anak-anak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mendidik anak-anak untuk mengenali hal-hal baik dan buruk sejak dini adalah pondasi utama dalam membangun generasi bersih dari narkoba,” ujar Neny Rahayu Ning Tyas membuka sesi edukasi yang dikemas dalam permainan dan cerita bergambar.
Dengan gaya penyampaian yang ceria, Neny mengajak para peserta kecil untuk memahami bahaya narkoba dengan bahasa sederhana. Anak-anak diajak menonton video edukatif pendek, bernyanyi, dan menjawab pertanyaan seputar pola hidup sehat.
“Kami tidak berbicara tentang narkoba dalam konteks berat. Kami mengenalkan nilai-nilai positif, seperti mencintai tubuh sendiri, menjaga kesehatan, dan tidak mudah ikut-ikutan ajakan teman yang salah,” imbuhnya.
Menurut Neny, edukasi dini seperti ini menjadi bagian penting dalam strategi BNNK Sumenep untuk menanamkan kesadaran sejak usia emas, agar generasi mendatang memiliki daya tolak terhadap pengaruh negatif.
“Kalau anak-anak sudah punya pemahaman dari kecil, mereka akan tumbuh dengan karakter kuat dan sulit terjerumus pada perilaku berisiko,” tegasnya.
Kegiatan yang juga dihadiri oleh Kepala Sekolah TK Negeri Pembina Sumenep, Sholiati, S.Pd., ini berlangsung penuh keceriaan dan edukasi. Para guru pun merasa terbantu dengan pendekatan yang digunakan BNNK Sumenep dalam menyampaikan pesan moral anti-narkoba.
“Kami ingin menjangkau sekolah-sekolah, karena di sinilah masa depan bangsa sedang dibentuk. Guru dan orang tua harus menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan aman dari narkoba,” sambung Neny.
Menutup kegiatan, Neny berpesan bahwa peran keluarga tidak kalah penting dalam pencegahan narkoba. Orang tua diimbau untuk aktif berdialog dan memberi contoh yang baik kepada anak-anak.
“P4GN bukan hanya tugas BNN, tapi tanggung jawab bersama. Kalau rumah tangga kuat, maka benteng pertama melawan narkoba pun akan kokoh,” pungkasnya dengan penuh keyakinan.
Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat edukatif. BNNK Sumenep menegaskan akan terus melanjutkan kampanye “Indonesia Bersinar” (Bersih dari Narkoba) dengan menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk dunia pendidikan usia dini. (REDJAVA****)









