JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya pencegahan bahaya narkoba terus digencarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep. Pada Jumat (19/9/2025), BNNK Sumenep hadir dalam kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB) yang digelar di PAUD HI Rumah Pintar Kabupaten Sumenep, dengan mengusung tema “Perlindungan: Rasa Aman dari Kekerasan dan Bahaya Narkoba.”
Kegiatan ini menyasar wali murid Kelas TK A Pelangi, dengan total peserta sebanyak 53 orang. Mereka tampak antusias mengikuti paparan yang disampaikan Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNNK Sumenep, Franko.
Dalam sosialisasi tersebut, Franko menekankan pentingnya peran keluarga dalam melindungi anak sejak dini dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Ia menjelaskan secara rinci tentang tugas pokok dan fungsi BNN, strategi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), hingga mengenalkan berbagai jenis narkoba beserta efek buruknya.

“Rehabilitasi memang ada, tetapi mencegah jauh lebih baik. Peran keluarga adalah benteng pertama agar anak-anak kita tidak terjerumus,” kata Franko kepada media ini.
Tak hanya memberi paparan, Franky juga membagikan pengalaman nyata yang pernah ia temui di lapangan. Ia mengisahkan bagaimana banyak kasus penyalahgunaan narkoba berawal dari kurangnya pengawasan keluarga.
“Anak-anak belajar banyak dari rumah. Jika rumahnya hangat, penuh perhatian, dan terbuka dalam komunikasi, maka peluang mereka terjebak narkoba bisa ditekan seminimal mungkin,” jelasnya.
Suasana semakin hidup saat sesi tanya jawab. Para wali murid aktif mengajukan pertanyaan seputar cara mengenali gejala awal penyalahgunaan narkoba, hingga strategi mendidik anak agar memiliki ketahanan diri menghadapi lingkungan yang rawan pengaruh negatif. Franky menjawab dengan lugas, disertai contoh sederhana yang mudah dipahami para orang tua.

Menutup paparannya, Franko berpesan:
“Jika ingin Indonesia benar-benar bersinar, maka mulailah dari rumah kita sendiri. Lindungi anak-anak dengan kasih sayang, awasi pergaulan mereka, dan jadilah teladan yang baik. Karena benteng terkuat melawan narkoba bukan hanya aparat, melainkan keluarga yang hadir dan peduli.”
Kepala TK HI Rumah Pintar Sumenep menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi semacam ini menjadi penguatan nyata bagi keluarga muda, terutama orang tua yang tengah mendampingi anak-anak usia balita dan TK. Ia berharap kegiatan serupa bisa terus digalakkan agar kesadaran masyarakat kian meningkat.
Kegiatan berjalan lancar, penuh keakraban, dan sarat edukasi. Para peserta mengaku mendapatkan banyak wawasan baru serta motivasi untuk semakin waspada terhadap ancaman narkoba yang bisa mengintai siapa saja, bahkan anak-anak. (REDJAVA****)












