BMKG Trunojoyo Kalianget: Siklon Tropis Taliah Intai Sumenep, Warga Diminta Waspada

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BMKG Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto

Kepala BMKG Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Cuaca ekstrem kembali mengancam wilayah Jawa Timur Stasiun Meteorologi dan Klimatologi Trunojoyo Kalianget mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang dan gelombang tinggi yang berpotensi melanda Kabupaten Sumenep dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Stasiun Meteorologi dan Klimatologi Trunojoyo Kalianget, Ari Widjajanto, mengungkapkan bahwa fenomena ini dipicu oleh Siklon Tropis Taliah yang tengah berkembang di Samudera Hindia, sebelah selatan Indonesia.

Hal itu mengakibatkan kecepatan angin di wilayah Jawa Timur, termasuk Sumenep, diprediksi bisa mencapai 54 km/jam (30 knots), cukup kuat untuk menimbulkan risiko bagi warga.

“Hasil analisis pola angin di ketinggian 3.000 kaki menunjukkan adanya dampak signifikan dari Siklon Tropis Taliah,” kata Ari saat dikonfirmasi, Kamis (07/02/2025.

Saat ini, Menurut dia menjelaskan angin bertiup dari arah barat menuju barat laut, yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di perairan Sumenep dan sekitarnya.

‘Lebih mengkhawatirkan lagi, cuaca ekstrem ini juga diperkuat olehd beberapa fenomena atmosfer lainnya, seperti Monsun Asia yang aktif, gelombang atmosfer Kelvin, serta Madden Julian Oscillation (MJO) yang meningkatkan pembentukan awan hujan lebat disertai petir,” jelasnya.

BMKG sendiri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dampak cuaca ekstrem, terutama bagi mereka yang beraktivitas di laut dan daerah pesisir.

Baca Juga :  Wujud Rasa Kemanusiaan Polres Sumenep Kunjungi Keluarga Korban Kecelakaan Pelajar, Kades Paberasan Sampaikan ini

Risiko gelombang tinggi bisa membahayakan kapal nelayan dan transportasi laut lainnya.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG. Jangan anggap remeh angin kencang dan hujan deras, karena bisa berdampak pada keselamatan,” pungkasnya.

Dengan kondisi yang semakin tidak menentu, BMKG juga mengimbau agar warga mengamankan barang-barang di luar rumah yang berpotensi tertiup angin serta mewaspadai pohon tumbang dan baliho yang rawan roboh. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Mas Praja Pimpin Aksi Damai Non ASN Sumenep, Suarakan Nasib Honorer di Ibukota

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU