JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Enam cabang lomba perwakilan Kafilah Sumenep sukses raih juara pada MTQ tingkat Jatim 2023 yang digelar di Kota Pasuruan.
Cabang lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang raih juara itu antara lain, Juara 1 Cabang Tilawah Dewasa Putra atas nama Abdul Jalil (alumni Pondok Pesantren Aqidah Usymuni Terate, Pandian, Sumenep.
Kemudian Hairur Rafiki, Juara 2 Cabang Qiraat Sab’ah Murattal Dewasa; dan Dina Maya Shafa, yang juga me raih Juara 2 Cabang Tilawah Anak-anak Putri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk Cabang Musabaqah Fahmi Quran (MFQ) Putra berhasil meraih juara 2, dengan perwakilan A Syukron Khairul Anwar Syuaidi, Ach. Hariri dan Mirza Ghulam.
Sementara dari cabang MFQ Putri juga meraih Juara 2 dengan peserta atas nama Wafiqatun Nuraniyyah, Nur Diana Alisa Rahma dan Fitriyah Hanun.
Selanjutnya, Izzah Atqan Nisa’ Zaen dari Cabang Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) berhasil meraih Juara Harapan 2. Sedangkan Moh Fadlurrahman perwakilan Cabang Karya Tulis Ilmiah Alquran (KTIQ) mendapatkan Juara Harapan 3.
Enam cabang perwakilan Kafilah Sumenep yang sukses raih juara di MTQ Tingkat Jatim 2023 itu tentu membuat Pemerintah Kabupaten Sumenep bangga.
Tak heran, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep Kamiluddin pun menyampaikan apresiasi atas persembahan juara dari perwakilan Kafilah Sumenep dalam ajang MTQ XXX tingkat Jatim 2023.
“Keberhasilan yang diraih Kafilah Sumenep ini tak lepas dari kerja sama semua pihak untuk menyelesaikan target capaian pada MTQ tingkat Jatim tahun ini,” kata Kamiluddin, Ahad, 8 Oktober 2023 siang.
Menurut Kamil, Pemkab Sumenep maupun pembina telah berperan aktif dari sejak seleksi di tingkat kabupaten hingga pendampingan lomba di Kota Pasuruan.
Selain itu, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para peserta MTQ Sumenep tentu sangat menentukan keberhasilan raih juara pada MTQ tingkat Jatim kali ini.
“Persiapan secara lahir dan batin telah dilakukan oleh Kafilah Sumenep dalam menghadapi MTQ tingkat Jatim 2023. Bukan hanya pembinaan, kami juga melakukan istighasah dan hal lain guna meminta pertolongan, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” jelas Kamil.
Secara khusus, Kabag Kesra itu mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang mendukung penuh, terutama dari sisi anggaran, untuk mempersiapkan Kafilah MTQ Sumenep sehingga bisa berkompetisi dengan baik di MTQ tingkat Jatim 2023.
Tak lupa, Kamil juga menyampaikan terima kasih atas peran aktif para pembina MTQ mulai dari proses seleksi hingga pendampingan para Kafilah Sumenep saat berlomba di Kota Pasuruan.
Kemudian, tak lupa ia juga mengapresiasi penuh para peserta MTQ yang telah menjadi Kafilah Sumenep untuk berlomba hingga mengharumkan nama Sumenep dengan membawa pulang 7 gelar juara.
“Saya rasa semua hal itu saling mendukung satu sama lain, adanya anggaran, sistem pembinaan dan kualitas SDM, semuanya saling berkesinambungan,” ujar Kamil.
Ia menegaskan, perolehan juara Kafilah Sumenep pada MTQ tingkat Jatim tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Tahun 2019 Sumenep berada di peringkat 17 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Kemudian tahun 2021 naik ke peringkat 14. Dan tahun 2023 ini menempati peringkat 13.
“Para juara 1 dan 2 berhak ikut seleksi MTQ Nasional tahun 2024,” jelas Kamil.
Untuk itu, pihaknya berkomitmen akan terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih.
Salah satunya, dengan melakukan seleksi lebih ketat guna mendapatkan bibit peserta MTQ berkualitas yang siap bertanding baik secara mental maupun intelektual.
“Keahlian yang mumpuni tanpa dibarengi mentalitas yang kuat tidak bisa memberikan hasil maksimal saat menghadapi perlombaan. Pengetahuan sudah dikuasai, tapi mentalnya diblok bisa jadi ketika lomba ini tidak bisa apa-apa. Makanya, dua hal ini harus sama-sama mendukung,” tegas Kamil.
Pihaknya juga kembali menekankan bahwa MTQ tidak hanya sekadar perlombaan semata. Namun juga harus dijadikan sarana menumbuhkan dan menyebarluaskan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Semoga ke depan Sumenep bisa terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang didapatkan. Tentunya, ini bukan sekadar lomb
a, tapi juga menjadi cara agar kita bisa menyebarluaskan kecintaan terhadap Qur’an, sehingga bisa mendapatkan barokahnya,” tandas Kamil. (REDJAVA/Rfq)









