Berangkat dari Arahan Bupati Sumenep, Pedagang Taretan Madura Klaten Menjaga Asa Usaha Kecil

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Paguyuban Toko Kelontong Taretan Madura Kabupaten Klaten Andi Priyo Subarno

Ketua Paguyuban Toko Kelontong Taretan Madura Kabupaten Klaten Andi Priyo Subarno

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Paguyuban Toko Kelontong Taretan Madura Kabupaten Klaten memilih pendekatan dialog dalam menyikapi dinamika penataan usaha kelontong di wilayah setempat.

Langkah tersebut ditempuh setelah paguyuban menerima arahan dan petunjuk dari Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., saat melakukan silaturahmi beberapa hari lalu.

Berbekal arahan tersebut, Ketua Paguyuban Taretan Kelontong Madura Klaten, Andi Priyo Subarno, bersama Organisasi Masyarakat Lindu Aji Kabupaten Klaten yang dipimpin Haryana, melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Bupati Klaten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Audiensi ini dimaksudkan sebagai ruang komunikasi untuk menyampaikan aspirasi para pedagang kelontong Madura, khususnya terkait penerapan aturan jarak antar toko yang berdampak langsung pada keberlangsungan usaha mikro.

Baca Juga :  Disiplin Sejak Dini, Babinsa Pragaan Melatih PBB Di Sekolah

Ketua Paguyuban Toko Kelontong Taretan Madura Kabupaten Klaten, Andi Priyo Subarno menegaskan bahwa langkah yang ditempuh paguyuban merupakan wujud komitmen untuk menyelesaikan persoalan secara bijak dan konstitusional.

“Kami bergerak berdasarkan arahan Bupati Sumenep agar persoalan ini disikapi dengan dialog dan komunikasi yang baik, bukan dengan cara-cara konfrontatif,” ujar Andi saat ditemui media dikediamannya di Desa Saronggi Kecamatan Saronggi, Rabu (04/02/2026).

Dirinya menjelaskan, audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Klaten menjadi sarana untuk menyampaikan kondisi riil yang dihadapi pedagang kelontong Madura di lapangan. Menurutnya, kejelasan regulasi menjadi kebutuhan utama agar para pedagang dapat berusaha secara tertib dan berkelanjutan.

“Kami hanya ingin aturan yang jelas dan dapat diterapkan secara adil. Pedagang kelontong Madura ingin patuh pada kebijakan pemerintah, selama kebijakan itu juga mempertimbangkan keberlangsungan usaha kecil,” jelasnya.

Andi menambahkan, toko kelontong Madura selama ini tidak hanya berperan sebagai unit usaha, tetapi juga menjadi tumpuan ekonomi keluarga perantau yang hidup dari sektor informal. Karena itu, kebijakan penataan usaha dinilai perlu memperhatikan aspek sosial dan ekonomi secara seimbang.

“Di balik satu toko kelontong, ada keluarga yang menggantungkan hidup. Itulah yang kami sampaikan kepada pemerintah daerah, agar penataan dilakukan dengan pendekatan yang manusiawi,” tambah Andi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa paguyuban berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif dan mendorong komunikasi berkelanjutan dengan pemerintah daerah setempat. Ia optimistis dialog yang terbangun akan melahirkan solusi yang adil bagi semua pihak.

“Kami percaya, dengan dialog yang terbuka dan berkesinambungan, akan ditemukan jalan tengah terbaik. Pedagang ingin usaha tetap tertata, tetapi juga memiliki kepastian untuk bertahan,” pungkasnya. (REDJAVA/$$$)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU