BEM KM dan ORMAWA STAIM Bersama BAZNAS Hidupkan Spirit Isra Mi’raj Lewat Santunan Anak Yatim

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEM KM dan ORMAWA STAIM Bersama BAZNAS Hidupkan Spirit Isra Mi’raj Lewat Santunan Anak Yatim

BEM KM dan ORMAWA STAIM Bersama BAZNAS Hidupkan Spirit Isra Mi’raj Lewat Santunan Anak Yatim

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIM) Sumenep menjelma menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus panggung kepedulian sosial mahasiswa. Tak sekadar ritual keagamaan, kegiatan ini menegaskan peran kampus sebagai pusat pembentukan karakter, kepemimpinan, dan empati sosial.

Mengusung tema “Isra Mi’raj sebagai Spirit Kepemimpinan, Intelektualitas, dan Moral Mahasiswa”, acara digelar di Aula Kampus STAIM, Selasa (13/1/2026), melalui kolaborasi Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Kabinet Yugantara Pramana, seluruh Organisasi Mahasiswa (ORMAWA), serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep.

Kolaborasi lintas elemen tersebut diwujudkan dalam bentuk santunan anak yatim, sebagai simbol konkret integrasi nilai-nilai keislaman dengan tanggung jawab sosial. Sejak awal acara, atmosfer khidmat terasa kental melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat Nabi yang menggema di aula kampus.

Kegiatan ini dihadiri pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, perwakilan BAZNAS, serta puluhan anak yatim yang menjadi penerima manfaat. Rangkaian acara berlangsung tertib, sarat makna, dan menegaskan wajah mahasiswa sebagai aktor perubahan sosial.

Ketua BEM KM STAIM, Ach. Fadhlan Masykuri, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan manifestasi kepedulian mahasiswa terhadap realitas sosial di sekitarnya.

“Ini bukan sekadar peringatan hari besar Islam. Kami ingin menghadirkan nilai Isra Mi’raj dalam tindakan nyata, khususnya kepedulian terhadap anak-anak yatim. Kolaborasi ini membuktikan mahasiswa mampu bergerak bersama untuk kemanusiaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua STAIM Sumenep, Moh. Sholeh, M.Pd., menyebut Isra Mi’raj sebagai momentum penting untuk merefleksikan peran mahasiswa di tengah tantangan zaman. Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan kematangan spiritual dan kepekaan sosial.

“Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan. Mereka tidak cukup hanya cakap secara akademik, tetapi juga harus memiliki moral, iman, dan empati. Kegiatan hari ini menunjukkan bahwa BEM dan ORMAWA STAIM mampu menghadirkan dakwah yang membumi dan berdampak,” tegasnya.

Ia menambahkan, kepemimpinan sejati tidak lahir dari kekuasaan semata, melainkan dari kemampuan merasakan penderitaan sesama dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sosial.

Baca Juga :  Kajari Sigit Waseso Pimpin Sertijab Kasi Pidsus Kejari Sumenep

Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan anak yatim secara simbolis, yang diserahkan langsung oleh Ketua STAIM bersama Perwakilan BAZNAS Sumenep, Zainul Huda. Momen tersebut menjadi penegasan bahwa nilai-nilai spiritual tidak berhenti pada wacana, tetapi diterjemahkan dalam aksi nyata.

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ketua PC GP Ansor Sumenep, K.H. Qumri Rahman. Dalam mauidzah hasanahnya, ia mengulas Isra Mi’raj sebagai fondasi nilai kepemimpinan profetik kepemimpinan yang berakar pada ilmu, akhlak, dan ketakwaan.

“Isra Mi’raj adalah peristiwa besar yang mengajarkan kedisiplinan spiritual, keteguhan iman, dan kemuliaan akhlak. Dari sinilah lahir pemimpin yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas,” jelasnya.

Ia juga menyinggung fenomena kegelisahan generasi muda yang kerap mencari ketenangan pada jalan yang keliru.

“Banyak anak muda terjebak pada pelarian yang merusak. Padahal ketenangan sejati hanya ditemukan dalam kedekatan dengan Allah. Kampus harus terus menjadi ruang yang menyeimbangkan dinamika intelektual dan spiritual,” tutupnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Peringatan Isra Mi’raj di STAIM Sumenep tahun ini pun meninggalkan pesan kuat: mahasiswa bukan hanya agen perubahan intelektual, tetapi juga penjaga nilai moral dan kemanusiaan. (REDJAVA/$$$)

Baca Juga :  Gemuruh Hoof dan Gelombang Budaya: Festival Jaran Serek Madura 2025 Siap Menggetarkan Sumenep

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa
HUT ke-81 RI di Krejengan Khidmat, Merah Putih Berkibar, Semangat Persatuan Menggema
HUT ke-81 RI, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Ajak Rakyat Hadirkan Kerja Nyata dan Jaga Persatuan

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:07 WIB

HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERBARU