Batik Motif “Megaremmeng” Hasil Karya WBP Rutan Sumenep Raih Anugerah Busana Terbaik Raka Raki Jawa Timur 2024

Senin, 7 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raka Perwakilan Kabupaten Sumenep Saat Mengenakan Batik Motif Megaremmeng Hasil Karya WBP Rutan Sumenep Raih Juara Penghargaan Busana Terbaik Raka Raki Jawa Timur 2024

Raka Perwakilan Kabupaten Sumenep Saat Mengenakan Batik Motif Megaremmeng Hasil Karya WBP Rutan Sumenep Raih Juara Penghargaan Busana Terbaik Raka Raki Jawa Timur 2024

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Batik hasil karya dan kreativitas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Sumenep berhasil mencuri perhatian di ajang Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur (Jatim) 2024.

Raka Akhil, finalis asal Perwakilan Kabupaten Sumenep Madura meraih penghargaan “Busana Terbaik” atas busana batik motif “Megaremmeng” yang Akhil kenakan, pada 5 Oktober 2024.

Batik yang bermotif “Megaremmeng” sendiri menggambarkan Kuda Terbang, simbol tunggangan Pangeran Jokotole (Raja ke-13 Sumenep) yang juga menjadi lambang kebanggaan Kabupaten yang berjuluk Kota Keris.

Baca Juga :  Srikandi Rutan Sumenep Tampil di MEC 2024, Pikat dan Pukau Ribuan Pengunjung

Dalam kesempatan ini, Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Sumenep, Ridwan Susilo, Amd, IP, MM mengaku bangga karena batik karya WBP bisa ikut andil atas diraihnya penghargaan dalam Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jatim 2024.

“Keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi bagi Raka Akhil, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan karya para warga binaan pemasyarakatan (WBP) kami,” kata Ridwan Susilo pada keterangan rilisnya. Senin (7/10/2024).

Dirinya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang mengangkat hasil karya WBP Rutan Kelas IIB Sumenep. Penghargaan tersebut menjadi motivasi lebih bagi Rutan Sumenep untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian dan kreativitas.

“Sekaligus memperkuat identitas budaya Sumenep melalui karya-karya lokal yang dihasilkan WBP. Ini menjadi motivasi bagi kita semua,” ungkap Ridwan Susilo, Amd, IP, MM.

Batik “Megaremmeng” hasil karya WBP Rutan Sumenep sebut Karutan asal Solo itu, tidak hanya menampilkan keindahan estetika lokal tetapi juga membawa nilai sejarah dan budaya yang kental.

“Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Rutan Kelas IIB Sumenep, yang terus berupaya memberikan pembinaan berkualitas dalam bidang keterampilan dan seni kepada para warga binaan,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru