JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semarak dunia olahraga pelajar kembali bergulir di Kabupaten Sumenep. Lapangan basket Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep menjadi pusat perhatian ribuan pasang mata, ketika ajang tahunan Atom MANSAS ‘25 Basketball Championship resmi digelar beberapa hari yang lalu.
Turnamen ini merupakan agenda tetap MAN Sumenep yang setiap tahun konsisten menghadirkan kompetisi basket bergengsi. Tahun ini menjadi edisi ketujuh, sekaligus membuktikan bahwa MAN Sumenep tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga berkomitmen terhadap pembinaan olahraga pelajar.
Tidak main-main, cakupan pesertanya meluas ke seluruh Madura. Mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA, baik putra maupun putri, turun gelanggang untuk menguji kemampuan dan mental juara. Dengan demikian, Atom MANSAS telah menjadi ikon olahraga pelajar di Madura yang selalu dinantikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala MAN Sumenep, H. Hairuddin, S.Pd., M.M.Pd., menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen basket ini bukan hanya soal prestasi semata, tetapi juga mengandung misi besar: menjalin silaturahmi antar sekolah, mengukur barometer pembinaan olahraga basket, sekaligus menanamkan nilai sportivitas pada generasi muda.
“Atom MANSAS cabang basket ini menjadi wadah penting untuk melihat sejauh mana perkembangan pembinaan olahraga basket di sekolah-sekolah Madura. Kami ingin ajang ini tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga membentuk karakter sportif dan mempererat persaudaraan antarpelajar,” ujar Hairuddin kepada media ini, Minggu (07/09/2025).
Pertandingan perdana berlangsung sengit sejak siang hingga malam. Tim putri SMAN 1 Sumenep A membuka laga melawan MAN Sumenep A, diikuti partai putra SMKN 1 Sumenep menghadapi SMAN 2 Sumenep A. Memasuki malam hari, tensi kompetisi kian meningkat saat tim putri SMKN 1 Sumenep berhadapan dengan SMAN 1 Bangkalan. Laga puncak menutup hari, mempertemukan dua raksasa basket Madura di sektor putra: MAN Bangkalan kontra SMAN 1 Bangkalan.
Sorak sorai penonton, semangat para pemain, serta dukungan guru dan orang tua membuat suasana semakin meriah. Turnamen ini tidak sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi pesta rakyat pendidikan Madura, di mana para siswa diberi panggung untuk unjuk bakat, kerja sama tim, dan mental bertanding.
Lebih jauh, Hairuddin berharap ajang ini dapat berjalan tertib, lancar, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
“Kami percaya, dari sini akan lahir atlet-atlet basket berbakat yang suatu hari mampu membawa nama Madura ke level provinsi, bahkan nasional. Namun lebih dari itu, kami ingin anak-anak belajar bahwa kemenangan sejati adalah ketika mereka bisa bermain dengan jujur, sportif, dan penuh rasa persaudaraan,” pungkasnya.
Dengan demikian, Atom MANSAS VII Basketball Championship bukan hanya kompetisi tahunan, tetapi juga simbol semangat juang, sportivitas, dan persaudaraan pelajar se-Madura. Ajang ini menegaskan bahwa olahraga adalah bahasa universal yang mampu menyatukan, menginspirasi, sekaligus melahirkan generasi emas yang siap menatap masa depan. (REDJAVA****)









