JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet petanque asal Kabupaten Sumenep, Bagas Syarief Hidayat.
Berpasangan dengan Pompo di nomor double man, Bagas sukses meraih medali emas pada ajang 3rd Hong Kong International Petanque Doubles Open 2026, sebuah turnamen internasional yang diikuti atlet-atlet papan atas dunia.
Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting bagi perkembangan olahraga petanque di Sumenep sekaligus mengukuhkan kemampuan atlet daerah Indonesia di panggung internasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Persaingan dalam kejuaraan itu berlangsung sangat kompetitif, mengingat para peserta berasal dari berbagai negara dengan pengalaman bertanding yang matang.
Ketua Harian Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Sumenep, Taufik Rahman, menyampaikan rasa bangga atas capaian atlet muda tersebut.
“Prestasi ini sangat membanggakan, terlebih Bagas masih duduk di bangku kelas 3 SMA. Di usia yang sangat muda, ia mampu tampil matang dan menjadi juara di turnamen internasional,” ujar Taufik, Rabu (4/2/2026).
Menurut Taufik, performa Bagas di Hong Kong menunjukkan lonjakan kualitas yang signifikan dibandingkan turnamen sebelumnya. Ia menilai ketenangan, konsistensi, dan kekuatan mental menjadi faktor utama keberhasilan meraih emas.
“Bagas menunjukkan mental bertanding yang luar biasa. Ia bermain tenang di bawah tekanan dan mampu menjaga fokus hingga pertandingan terakhir,” ungkapnya.
Keberhasilan di Hong Kong sekaligus mempertegas posisi Bagas sebagai salah satu atlet andalan Indonesia. Saat ini, Bagas telah resmi menjadi bagian dari Tim Nasional Petanque Indonesia, setelah sebelumnya turut menyumbangkan medali pada ajang SEA Games.
“Saat ini Bagas merupakan atlet penghuni Timnas Indonesia. Medali emas di Hong Kong semakin menguatkan posisinya sebagai salah satu pilar penting tim nasional,” jelas Taufik.
Lebih jauh, Taufik menegaskan bahwa capaian ini membuktikan atlet daerah mampu bersaing dengan pemain kelas dunia, meski di tengah keterbatasan fasilitas dan sarana pendukung.
“Prestasi ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. Atlet daerah seperti Bagas mampu mengharumkan nama Indonesia di level dunia,” pungkasnya.
FOPI Sumenep berharap kesuksesan Bagas dapat menjadi pemantik semangat bagi atlet-atlet muda lainnya sekaligus mendorong perhatian lebih serius dari pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga prestasi. (REDJAVA/$$$)








