JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Arya Putra Fernanda, pesilat muda andalan Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Cabang Sumenep. Setelah sukses meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) IX Jawa Timur di Malang Raya tahun 2023, kini Arya resmi dipanggil untuk memperkuat kontingen Jawa Timur dalam ajang bergengsi PON Beladiri II tahun 2025.
Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh Ketua PSN Perisai Putih Cabang Sumenep, Imam Syafi’i, S.H., kepada media ini, Sabtu (12/7/2025). Menurutnya, keikutsertaan Arya dalam skuad PON Beladiri II merupakan bukti konkret bahwa atlet-atlet asal Sumenep mampu bersaing di level provinsi hingga nasional. Arya dinilai konsisten menunjukkan performa luar biasa dan memiliki potensi besar untuk kembali mempersembahkan medali emas bagi Jawa Timur.
“Arya adalah salah satu atlet terbaik hasil binaan kami di Perisai Putih Sumenep. Sejak awal kami melihat potensi besar dalam dirinya. Raihan emas di PORPROV IX Jatim menjadi bukti nyata kemampuan dan kerja kerasnya. Dan kini, pemanggilan ke PON Beladiri II adalah penghargaan atas dedikasinya di dunia pencak silat,” tutur Imam Syafi’i kepada media ini, Sabtu (12/07/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, pemanggilan Arya tertuang dalam hasil rapat resmi Bidang Pembinaan Prestasi dan Lembaga Pelatih Pengprov IPSI Jawa Timur yang digelar di Kantor Dispora Jatim, Jumat (11/7/2025). Rapat tersebut memutuskan bahwa atlet-atlet yang akan diberangkatkan ke PON Beladiri II adalah mereka yang lahir antara tahun 2002 hingga 2008 (kategori usia taruna 17–23 tahun), serta telah menjuarai berbagai ajang prestisius seperti PORPROV, POPNAS, ASG, dan KEJURNAS PPLP.
Dalam daftar atlet terpilih, Arya tercatat mewakili Kabupaten Sumenep dalam kategori Kelas B Putra, berdasarkan prestasinya di KEJURNAS PPLP. Namanya bersanding dengan sejumlah atlet pencak silat unggulan dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Ikbal Nasrullah (Surabaya), Sausan Sabhita (Jember), dan Nadine Agis (Madiun).
Menurut Imam Syafi’i, pencapaian Arya ini bukan hanya kebanggaan pribadi maupun lembaga perguruan silat, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi generasi muda Sumenep lainnya untuk terus berprestasi di bidang olahraga, khususnya pencak silat. Ia menilai pentingnya dukungan semua pihak—baik pemerintah daerah, masyarakat, maupun stakeholder olahraga—dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang sehat, konsisten, dan berkelanjutan.
“Kami di Perisai Putih Sumenep akan terus berkomitmen melahirkan pesilat-pesilat muda berprestasi, tidak hanya untuk kepentingan daerah, tetapi juga demi mengharumkan nama Jawa Timur di pentas nasional. Kami mohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Sumenep agar Arya bisa tampil maksimal di PON Beladiri II dan membawa pulang medali emas untuk Madura,” pungkasnya. (REDJAVA****)









