JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Asisten II Sekdakab Sumenep, Abdul Madjid, S.Sos, MSi bersama Tim Pengawasan Pupuk dan Pestisida turun langsung melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) ke distributor hingga gudang penyangga pupuk.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Tim Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Sumenep ini bertujuan untuk memastikan stok pupuk bersubsidi yang ada di Kabupaten Sumenep tepat sasaran dan penyalurannya.
Dalam kesempatan ini, Abdul Madjid, S.Sos, MSi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memonitor stok pupuk bersubsidi yang ada di distributor dan gudang penyangga di Kabupaten Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita juga memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran. Apakah pupuk bersubsidi itu sampai ke petani apakah tidak. Jangan sampai terjadi kelangkaan pupuk,” kata Abdul Madjid, S.Sos, MSi.
Mantan Camat Pragaan menuturkan bahwa untuk pendistribusian pupuk bersubsidi mulai dari distributor ke kios hingga ke petani itu semuanya memakai aturan dan sistem.
“Untuk itu diharapkan kepada kelompok tani (Poktan) harus disiplin dalam menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani agar nantinya tidak terjadi kelangkaan pupuk,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar menambahkan Monev yang dilakukan Tim KP3 ke Distributor hingga ke gudang penyangga.

“Kita bersama tim datang ke satu persatu distributor hingga penyangga pupuk bersubsidi yang ada untuk memastikan stok pupuk bersubsidi masih banyak,” ujar Dadang Dedy Iskandar.
Oleh karena itu, kata mantan Kabid Sarpras Disperimhub Sumenep mengimbau kepada kelompok tani untuk segera menebus pupuk bersubsidi sebagai persiapan masa untuk musim berikutnya.
“”Alhamdulillah stoknya aman, petani di Sumenep tidak usah kuatir. Jadi saya berharap kepada kelompok tani (Poktan) untuk segera menebus pupuk bersubsidi yang ada,” pungkasnya. (REDJAVA****)








