JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) DPC Sumenep berkolaborasi dengan PT Djarum menggelar program pembibitan tembakau unggul varietas Prancak 95 secara gratis.
Program ini menyasar petani di Kabupaten Sumenep sebagai upaya meningkatkan kualitas dan produktivitas tembakau lokal.
Langkah ini dinilai menjadi solusi konkret di tengah tingginya biaya produksi yang selama ini membebani petani, khususnya dalam penyediaan bibit berkualitas.
Ketua APTI DPC Sumenep, Yaqin Muslim, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis yang sudah lama dinantikan petani.
“Ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk keberpihakan nyata kepada petani. Dengan bibit gratis, petani bisa menekan biaya awal tanam,” kata Yaqin, Senin (6/4/2026).
Ia menambahkan, kualitas bibit menjadi faktor kunci dalam menentukan hasil panen tembakau.
“Kalau bibitnya bagus, hasilnya juga akan bagus. Kami optimistis produksi tembakau Sumenep akan meningkat signifikan,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan PT Djarum, Suyut, menegaskan pihaknya tidak hanya fokus pada distribusi bibit, tetapi juga pendampingan kepada petani.
“Kami ingin petani tidak hanya menerima bibit, tapi juga mendapatkan pengetahuan bagaimana mengelolanya dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, varietas Prancak 95 dipilih karena memiliki keunggulan dari sisi daya tahan dan kualitas daun yang sesuai kebutuhan industri.
“Kalau kualitas tembakau meningkat, otomatis harga jual ikut naik. Ini yang kami harapkan bisa berdampak langsung ke kesejahteraan petani,” jelasnya.
Petani pun menyambut positif program tersebut. Salah satunya Abu Rawi, petani asal Rubaru, yang mengaku terbantu dengan adanya pembagian bibit gratis.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu kami. Bibit Prancak 95 memang sudah terkenal bagus di kalangan petani,” ungkapnya.
Ia berharap program serupa bisa terus berlanjut di masa mendatang.
“Semoga tidak berhenti di sini, karena kami benar-benar merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Program ini tidak hanya berhenti pada pembagian bibit, tetapi juga akan dilanjutkan dengan pendampingan teknis dari APTI dan tim ahli PT Djarum.
Dengan sinergi ini, tembakau Sumenep diharapkan semakin kompetitif dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara. (REDJAVA****)










