JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Suasana damai pagi hari di pusat Kota Sumenep mendadak berubah mencekam, Selasa (29/4/2025).
Lidah api tiba-tiba menjulur ganas dari balik tumpukan sampah di kawasan padat penduduk selatan Jalan Kesantrian, Kelurahan Pajagalan.
Kepulan asap hitam menggulung langit, mengisyaratkan bahaya yang nyaris tak terbendung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Api menyala cepat, menyusup di antara gang sempit dan merambat mendekati tembok rumah warga serta kabel-kabel listrik. Situasi pun memicu kepanikan.
Warga berhamburan, sementara para pengendara yang melintas di jalur protokol mendadak menghentikan laju kendaraan mereka.
“Saya lihat api menyala dari belakang rumah. Karena angin kencang, langsung membesar dan mengarah ke kabel listrik,” ungkap Edi, warga setempat yang menjadi pelapor pertama ke Call Center 112.
Dalam hitungan menit, tim Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sumenep meluncur ke lokasi.
Dua unit mobil damkar dan satu unit suplai air dikerahkan untuk menjinakkan amukan api.
“Lokasi cukup sulit dijangkau karena berada di tengah permukiman padat. Tapi berkat kesigapan tim, kobaran berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam,” kata Sugiyanto, Kepala Bidang Damkar.
Meski tak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang signifikan, nyala api sempat nyaris menjilat pertokoan dan jaringan listrik, menimbulkan kekhawatiran akan dampak lebih besar.
‘Dugaan sementara mengarah pada pembakaran sampah yang dilakukan tanpa pengawasan, dan disebut-sebut melibatkan individu dengan gangguan jiwa (ODGJ),” ungkapnya.
Warga sekitar tak tinggal diam. Mereka bahu membahu membantu petugas, menyiram api dengan ember seadanya dan mengamankan barang-barang dari rumah terdekat.
“Ini bukan sekadar insiden. Ini adalah peringatan keras. Jangan pernah sepelekan aktivitas pembakaran sampah, terutama di kawasan padat,” pungkasnya. (REDJAVA****)









