Apel Kolosal di Jantung Sumenep: Tiga Momentum Besar Dirayakan dalam Nuansa Keraton dan Semangat Madura

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH Imam Hasyim Saat Menjadi Inspektur Upacara di Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep, Hari Sumpah Pemuda dan Hari Provinsi Jawa Timur di Halaman Kantor Pemkab Sumenep, Jumat (31/10/2025)

Wabup Sumenep KH Imam Hasyim Saat Menjadi Inspektur Upacara di Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep, Hari Sumpah Pemuda dan Hari Provinsi Jawa Timur di Halaman Kantor Pemkab Sumenep, Jumat (31/10/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar apel kolosal untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, Hari Sumpah Pemuda ke-97, dan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, Jumat (31/10/2025).

Acara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati itu menghadirkan nuansa megah dan sarat makna: sebuah panggung besar yang memadukan budaya, kepemimpinan, dan komitmen pembangunan daerah.

Sebelum memimpin apel, Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H., M.H. menyerahkan bantuan sosial kepada anak yatim.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi kemanusiaan itu menjadi pembuka yang menyentuh, menandai semangat kepedulian sosial yang melekat dalam setiap kebijakan pemerintah daerah.

Apel kolosal ini dihadiri Wabup Sumenep, Forkopimda, pimpinan OPD, Camat dan pejabat serta diikuti ribuan peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, mahasiswa, pelajar, dan organisasi masyarakat.

Mereka memenuhi lapangan utama dengan balutan busana khas keraton Sumenep, diiringi musik tradisional tong-tong Baladewa dan tarian khas Madura yang menggugah.

Baca Juga :  Buka Rakor Eksternal Pemilu, Kapolda Jatim Ingatkan Potensi Kerawanan Pemilukada

Camat Talango, Nur Habibie, dipercaya sebagai Komandan Upacara, sementara KH. Imam Hasyim bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan menggunakan bahasa Madura, menegaskan identitas kultural yang tetap hidup di tengah arus modernisasi.

Dalam sambutannya, Wabup KH. Imam Hasyim menyampaikan bahwa tiga momentum besar ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi ajang refleksi tentang sinergi antara budaya, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang berdaya saing.

“Sumenep bukan hanya menyimpan sejarah, tetapi juga visi masa depan. Kita ingin daerah ini tumbuh menjadi pusat ekonomi baru di Madura dengan landasan budaya yang kuat,” kata Imam Hasyim di hadapan ratusan peserta apel.

Wabup menegaskan bahwa keberhasilan Sumenep mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama delapan tahun berturut-turut serta meraih sembilan penghargaan nasional bukan semata hasil kerja teknokratis, melainkan buah dari budaya integritas yang terjaga.

Baca Juga :  Kunjungi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kapolri Pastikan Pengamanan Kapal dan Migitasi Bencana Nataru

“Akuntabilitas bukan hanya tentang laporan keuangan. Ini adalah tanggung jawab moral pemerintah kepada rakyatnya bahwa setiap rupiah harus kembali dalam bentuk manfaat nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintahan yang transparan dan efisien harus dibangun bersama partisipasi masyarakat. Bagi Imam Hasyim, kinerja publik yang baik adalah bentuk ibadah sosial.

KH. Imam Hasyim juga menyoroti pentingnya memperkuat gotong royong sebagai pilar pembangunan sosial. Di tengah laju digitalisasi dan modernisasi, ia menilai semangat kolektif masyarakat Madura adalah kekuatan yang tidak tergantikan.

“Hari Jadi Sumenep harus menjadi momentum memperkuat gotong royong. Karena tanpa sinergi, tidak akan ada kemajuan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain berbicara soal tata kelola, Wabup juga menggarisbawahi pentingnya menjadikan budaya sebagai sumber energi ekonomi kreatif.

Menurutnya, pariwisata, UMKM, dan industri lokal memiliki daya dorong besar untuk membawa Sumenep menjadi kabupaten unggulan di Jawa Timur.

“Kuda Terbang dalam lambang Sumenep melambangkan semangat masyarakat Madura yang tangguh dan adaptif. Semangat ini harus menjadi energi untuk menggerakkan sektor budaya, pariwisata, dan UMKM,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, budayawan Ibnu Hajar, M.Pd. membacakan Babad Hari Jadi Sumenep, menuturkan sejarah panjang kerajaan Sumenep hingga menjadi kabupaten modern yang berpijak pada pelayanan publik dan inovasi.

Baca Juga :  Momen Wapres Prof Dr KH. Ma'ruf Amin Saat Jadi Saksi Akad Nikah Ketua MK Anwar Usman Dan Idayati

Apel kolosal ditutup dengan penyerahan Satya Lencana Karya kepada ASN berprestasi simbol penghargaan atas pengabdian mereka dalam memperkuat birokrasi dan pelayanan masyarakat dan penghargaan lainnya yang langsung diberikan Pemkab melalui Wabup Sumenep.

Dengan tema “Ngopeni Songennep” untuk Hari Jadi Kabupaten Sumenep dan “Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh” untuk Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur.

Perayaan kali ini menjadi bukti bahwa Sumenep bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi tengah menulis babak baru: kabupaten yang berbudaya, berintegritas, dan bertumbuh bersama rakyatnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU