Anugerah GTK HAB ke-80 Kemenag Sumenep: Artikel Kependidikan Dinilai Mampu Dorong Budaya Literasi Madrasah

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anugerah GTK HAB ke-80 Kemenag Sumenep: Artikel Kependidikan Dinilai Mampu Dorong Budaya Literasi Madrasah

Anugerah GTK HAB ke-80 Kemenag Sumenep: Artikel Kependidikan Dinilai Mampu Dorong Budaya Literasi Madrasah

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep menuntaskan rangkaian Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) kategori Lomba Penulisan Artikel Populer Kependidikan, yang digelar dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI.

Ajang bergengsi ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi, tetapi juga arena adu gagasan, inovasi, dan kedalaman pemikiran insan madrasah dalam menjawab tantangan pendidikan berbasis literasi dan transformasi digital.

Presentasi para nomine digelar pada 7 Januari 2026, sementara puncak penganugerahan dan penyerahan hadiah dijadwalkan berlangsung pada 13 Januari 2026.

Dinilai Ketat oleh Juri Profesional
Salah satu juri, Fathor Arifin, M.Pd., menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif, ketat, dan berlapis, tidak hanya melihat kualitas tulisan, tetapi juga kemampuan peserta dalam mempertanggungjawabkan gagasannya di hadapan juri.

“Artikel yang kami nilai bukan sekadar bagus secara bahasa, tetapi harus memiliki kedalaman gagasan, relevansi dengan dunia kependidikan madrasah, serta keberanian menawarkan solusi nyata,” kata Fathor Arifin kepada wartawan, Senin (12/1/2026).

Menurut alumni SMAN 1 93 Sumenep itu menyebut sesi presentasi dan tanya jawab menjadi pembeda utama antar peserta, karena di situlah terlihat sejauh mana penulis benar-benar menguasai substansi artikelnya.

“Dalam presentasi, kami melihat kemampuan argumentasi, penguasaan data, dan kejelasan alur berpikir. Ini penting karena artikel populer harus bisa dipertanggungjawabkan secara akademik sekaligus komunikatif,” ujarnya.

Fathor menambahkan, kualitas artikel yang masuk tahun ini menunjukkan lonjakan signifikan, terutama dalam hal inovasi dan keberanian mengangkat isu-isu strategis madrasah.

Baca Juga :  Terancam Hukuman 1 Tahun Penjara, Kades Aeng Tongtong Ajukan Banding

“Kami mencatat ada peningkatan kualitas yang sangat terasa. Ini menandakan budaya menulis di lingkungan madrasah Sumenep mulai tumbuh dan menguat,” tambahnya.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, berikut penerima Anugerah GTK kategori Artikel Populer Kependidikan:

– Juara I: Iftitah Zainuna
Kepala RA Bustanul Ulum, Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng
Judul artikel: “Menata Bahasa Anak Sejak Dini: Upaya Membentuk Karakter melalui Pendidikan Anak Usia Dini”

Baca Juga :  Perkenalkan Produk Hasil Karya, Rutan Sumenep Gelar One Day One Prison's Product

– Juara II: Syaifudin Kudsi, S.H.I., M.A.
Kepala MAS Al-Amien I Pragaan
Judul artikel: “Menakar Madrasah sebagai Episentrum 7 Friendliness”

– Juara III: Ulfa Arifani, S.Pd.
Tata Usaha MTsN 2 Sumenep
Judul artikel: “SINiMa MTsN 2 Sumenep: Inovasi Portal Penilaian Real-Time, Solusi Transparansi Pendidikan Berbasis Digital”

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, M.Pd.I, mengapresiasi penuh penyelenggaraan lomba ini. Menurutnya, Anugerah GTK menjadi instrumen strategis untuk mendorong peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan madrasah.

“Melalui Anugerah GTK ini, kami ingin menggugah semangat berkarya dan berinovasi para guru dan tenaga kependidikan, khususnya dalam membangun budaya literasi dan peningkatan mutu pendidikan madrasah,” ujar Abdul Wasid.

Ia menegaskan, ke depan Kemenag Sumenep akan terus membuka ruang-ruang kreatif agar madrasah tidak hanya unggul secara kelembagaan, tetapi juga produktif dalam gagasan dan tulisan. (REDJAVA/$$$)

Baca Juga :  H. Zainul Sahari, Kepala SMKN 1 Sumenep, Raih Penghargaan Kepala Sekolah Favorit III di Madura Award 2024

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 10:40 WIB

Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru