Anggaran Dipangkas, Infrastruktur Kepulauan Terancam: DPRD Sumenep Minta Evaluasi Total

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Sumenep Asal Kepulauan Badrul Aini

Anggota DPRD Sumenep Asal Kepulauan Badrul Aini

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Keputusan pemangkasan anggaran di Kabupaten Sumenep menuai polemik. Sejumlah proyek infrastruktur vital, khususnya di wilayah kepulauan, dikabarkan terdampak kebijakan tersebut.

Anggota DPRD Sumenep asal kepulauan, Badrul Aini, dengan tegas meminta agar pemangkasan tidak dilakukan secara serampangan dan harus berbasis skala prioritas.

Menurutnya, semangat efisiensi dalam pemangkasan anggaran seharusnya tidak sekadar memangkas tanpa kajian mendalam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemotongan anggaran jangan asal tebas. Jangan karena ingin cepat selesai, lalu mengorbankan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, terutama infrastruktur di kepulauan,” kata Badrul Aini, Rabu (12/03/2025).

Ia menyoroti beberapa proyek strategis yang sudah lama direncanakan, seperti pembangunan jalan dan dermaga di daerah kepulauan, yang kini terancam batal akibat kebijakan pemangkasan.

“Kalau infrastruktur vital sampai kena dampaknya, ini jelas langkah yang keliru,” tambahnya.

Badrul Aini mendesak agar setiap Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) di seluruh OPD dibuka kembali dan dievaluasi secara menyeluruh.

Baca Juga :  Kapolri Tidak Main Main Bersih Bersih Termasuk Pelabuhan Tikus

Dirinya menegaskan bahwa pemangkasan harus dilakukan dengan cermat, bukan asal potong tanpa telaah mendalam.

“Jangan karena malas menelaah kembali APBD, lalu anggaran yang seharusnya bermanfaat bagi rakyat malah dihilangkan. Harusnya yang dipangkas itu belanja barang-barang tidak esensial, seperti pengadaan komputer, laptop, konsumsi rapat, alat tulis kantor, hingga belanja pendingin ruangan yang selalu membengkak setiap tahun,” ujar politisi asal kepulauan itu.

Badrul Aini juga menyoroti anggaran untuk kegiatan seremonial yang dianggap boros dan minim dampak bagi masyarakat.

“Banyak even yang berkedok wisata atau peringatan hari besar keagamaan, tapi ujung-ujungnya hanya menghabiskan anggaran tanpa manfaat nyata. Ini harus dievaluasi total,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Badrul Aini menyoroti pola anggaran di beberapa dinas yang selama ini dianggap “suci” dan tak boleh dipotong, seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

Baca Juga :  H. Zainal Arifin, SH Resmi Dilantik Ketua DPRD Sumenep Periode 2024 - 2029

Menurutnya, paradigma ini harus diubah karena banyak program yang sebetulnya tidak terlalu mendesak namun tetap lolos penganggaran setiap tahun.

“Kalau memang ada program yang kurang efektif, ya harus berani dirombak. Jangan sampai ada program selundupan yang hanya menguntungkan segelintir oknum,” jelasnya.

Badrul Aini juga mengingatkan agar pembahasan anggaran tidak hanya berhenti di tingkat pimpinan daerah atau pimpinan DPRD saja.

Menurutnya, seluruh anggota legislatif harus dilibatkan agar kebijakan yang diambil benar-benar objektif dan tidak berdasarkan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

“Jangan sampai pemangkasan ini hanya didikte oleh segelintir orang, sementara anggota DPRD lainnya hanya tahu setelah semuanya diputuskan. Harus ada transparansi penuh dalam pembahasan anggaran agar tidak terjadi like and dislike dalam menentukan mana yang dipotong dan mana yang tetap berjalan,” tegasnya.

Badrul Aini menekankan bahwa efisiensi anggaran bukan sekadar soal memangkas, tetapi soal keberanian mengubah kebijakan ke arah yang lebih berdampak bagi masyarakat.

Baca Juga :  Perempuan Asal Saronggi Sumenep Dilaporkan Hilang, Polisi Buka Call Center 24 Jam

Ia meminta pemerintah daerah untuk tidak takut melakukan perubahan, termasuk mengalihkan anggaran ke sektor yang lebih bermanfaat.

“Kalau memang ada program yang kurang berdampak, ya harus dievaluasi dan dialihkan ke program lain yang lebih urgen. Jangan sekadar memangkas tanpa arah yang jelas,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bupati Fauzi Pastikan Harga Tembakau 2026 Lebih Berkeadilan, Petani Sumenep Kian Terlindungi
Penutupan Bimtek IPARI, Kemenag Sumenep Tegaskan Penyuluh Agama Jadi Agen Perubahan
Yel-Yel ‘Hidup BRIDA’ Bergema, Siswahyudi Bintoro Semarakkan Lomba Masak HUT RI ke-81
Monev Dana Desa Tahap II, Camat Batuputih Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran
TNI Peduli, Yonif 931/KJ Salurkan Dua Tangki Air Bersih kepada Warga Montorna
Polantas Menyapa, Cara Humanis Satlantas Polresta Sumenep Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas di Kalangan Sopir Ekspedisi
PN Sumenep Nilai Lomba Masak Forkopimda Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Kolaborasi
Polsek Masalembu Ungkap Kasus Curat, Dua Pelaku Ditangkap, Barang Bukti Berhasil Diamankan

BERITA TERKAIT

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Bupati Fauzi Pastikan Harga Tembakau 2026 Lebih Berkeadilan, Petani Sumenep Kian Terlindungi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Penutupan Bimtek IPARI, Kemenag Sumenep Tegaskan Penyuluh Agama Jadi Agen Perubahan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Yel-Yel ‘Hidup BRIDA’ Bergema, Siswahyudi Bintoro Semarakkan Lomba Masak HUT RI ke-81

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Monev Dana Desa Tahap II, Camat Batuputih Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:31 WIB

TNI Peduli, Yonif 931/KJ Salurkan Dua Tangki Air Bersih kepada Warga Montorna

BERITA TERBARU