JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kisah kemanusiaan kembali datang dari Markas Komando Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumenep.
Sabtu malam (31/05/2025), seorang warga perempuan bernama Carista asal Kecamatan Batuan mendatangi Mako Damkar dalam kondisi darurat.
Jarinya membengkak parah akibat sebuah cincin logam yang tersangkut dan tak kunjung bisa dilepaskan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi darurat ini tidak disikapi sepele oleh petugas. Tim Damkar Sumenep yang sedang siaga langsung menanggapi laporan tersebut dengan cepat dan profesional.
Dalam waktu kurang dari 15 menit sejak kedatangan pelapor, cincin berhasil dipotong tanpa menyebabkan luka sedikit pun.
“Kami tidak hanya bertugas memadamkan api. Ketika ada warga yang datang dengan kondisi mendesak seperti ini, kami wajib hadir sebagai penyelamat,” ujar Sugiyanto, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Satpol PP & Damkar Kabupaten Sumenep, saat dikonfirmasi usai kejadian.
Sugiyanto menjelaskan, insiden bermula pada pukul 19.30 WIB saat pelapor datang langsung ke Mako Damkar. Tim segera menyiapkan alat pemotong cincin dan memulai proses dengan penuh kehati-hatian.
Prosedur pelepasan cincin berhasil diselesaikan pada pukul 19.40 WIB, dan pelapor bisa kembali pulang dengan kondisi aman.
Tidak ada kendala teknis dalam proses ini. Akses ke lokasi lancar, dan pelaksanaan dilakukan langsung di Mako Damkar tanpa perlu evakuasi tambahan.

Sugiyanto menambahkan bahwa insiden seperti ini memang bukan kejadian langka.
Namun, kesigapan petugas menjadi kunci utama agar tidak berkembang menjadi situasi medis yang lebih serius.
“Kami terbuka untuk semua bentuk bantuan kemanusiaan. Masyarakat jangan ragu menghubungi kami, bahkan untuk hal yang tampak sepele, karena bisa saja menyangkut keselamatan jiwa,” pungkas Sugik sapaan akrabnya. (REDJAVA****)










