Akibat Banjir di Madura, Jadwal Keberangkatan Bus AKAP Molor Sampai 12 Jam

Rabu, 13 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Di Terminal Arya Wiraraja Sumenep

Suasana Di Terminal Arya Wiraraja Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Banjir di beberapa titik di Pulau Madura menyebabkan jadwal keberangkatan bus angkutan kota antar provinsi-AKAP trayek Sumenep-Jakarta molor (tertunda).

Hal itu diungkapkan Kepala Terminal Type A Arya Wiraraja Sumenep, Handoko Imam Hanafi saat dikonfirmasi awak media, Rabu, 13 Februari 2024.

Baca Juga :  Masyarakat Masalembu Kehilangan Pemerintah: Pejabat Desa dan Camat Menghilang, Pelayanan Lumpuh

Dirinya mengaku mendapatkan sejumlah informasi dan laporan dari agen bus yang sering mangkal di terminal paling ujung timur Pulau Madura.

“Baik bus yang akan berangkat ataupun bus yang akan datang di Terminal Arya Wiraraja Sumenep ini,” kata Handoko Imam Hanafi.

Menurutnya bus antar kota yang mengalami keterlambatan masuk ke terminal Arya Wiraraja Sumenep ini kurang lebih sekitar 12 jam.

Baca Juga :  Dansatgas TMMD Kodim 0827/Sumenep, Tinjau Pengerjaan Renovasi RTLH

“Namun demikian masih ada bus angkutan kota dalam provinsi-AKDP yang berangkat dari Sumenep, tapi memilih singgah di terminal Sampang,” terangnya.

Lebih lanjut ia meminta kepada semua agen bus AKAP agar memberikan informasi terlebih dahulu kepada para penumpangnya terkait jadwal dan penundaan nya.

Baca Juga :  Masih Dalam Perayaan HBP ke-60, Rutan Sumenep Gelar Bhakti Kesehatan Bertemakan "Pemasyarakatan Sehat"

“Untuk itu saya himbau kepada seluruh agen bus AKAP agar dikomunikasikan dulu dengan penumpang, baik itu jadwal pemberangkatan atau penundaan,” tandasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru