Loyalis Tanggapi Pemberitaan Dugaan Bupati Bekingi Peredaran Miras

- Redaksi

Minggu, 4 Desember 2022 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Febrian Ketua Relawan Taretan Achmad Fauzi

Febrian Ketua Relawan Taretan Achmad Fauzi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Membaca judul berita dari sebuah media online ini. Saya sedikit terkejut karena bahasa “Membekingi” meskipun itu di awali dengan Frase “Diduga” tentu telah memiliki bukti-bukti awal dan atau petunjuk yang patut diduga mengarah ke ‘Keterlibatan” Bupati sebagai Beking.

Dalam peristiwa hukum kata “Diduga” bukan asal tulis atau asal ucap, akan tetapi sudah ada beberapa bukti awal namun perlu pembuktian secara formil dihadapan penyidik dan dimuka persidangan atau hakim.

Sebelum membaca konten berita salah satu media online tersebut pikiran saya menangkap dua hal :

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Bisa jadi Bupati menjadi “Beking” dan mereka yang menulis berita itu telah memiliki bukti-bukti yang mengarah Kesana. Dan mungkin judul ini yang membuat berita ini sedikit atraktif dan menarik orang untuk membaca dengan harapan ada kesesuaian peristiwa antara judul dan berita dengan isi berita peristiwa dan faktanya.

2. Framing. Bisa jadi berita ini hanya framing membingkai satu peristiwa atau fakta hukum namun hanya menonjolkan beberapa sisi peristiwa saja dan “Menutupi” peristiwa lainnya sehingga seolah-olah Bupati telah terlibat.

Baca Juga :  Festival Literasi Kabupaten Sumenep 2025, Dispusip Hadirkan Rangkaian Kegiatan Meriah

Pada framing ini memang ada beberapa peristiwa yang seharusnya dan fakta lainnya, akan tetapi hanya pada satu sisi saja yang ditonjolkan oleh penulis dalam berita sesuai bingkai yang diinginkan penulis.

3. HOAXS. Menulis berita yang seolah-olah benar, memutar balikkan fakta bahkan mengada-ada seolah-olah benar adanya. Ini kalau meminjam istilah agama mengarah ke “Fitnah”.

Maka karena penasaran walaupun yang menulis tidak familiar ditelinga saya (Saya jarang membaca informasi dari media tentang sesuatu yang saya anggap tak penting, apalagi tidak jelas). Saya lanjutkan mencoba membaca ulang pelan-pelan untuk menemukan dimana peristiwa minimal fakta yang menunjukkan bahwa “Bupati Sumenep” telah membekingi peredaran minuman keras.

Karena tidak menemukan penggalan peristiwa itu. Saya balik lagi baca judul berita yang saya anggap sangat “Bombastis?” itu. Saya baca lagi dari awal mungkin ada satu sisi dari tulisan berita luput dari pembacaan saya tapi lagi-lagi saya tidak menemukan satupun peristiwa yang ada “Bupatinya” dalam peristiwa itu walaupun secuil ternyata NOL tak ada.

Baca Juga :  Ular Masuk Kloset di Masjid! Warga Jelbudan Panik, Tim Penyelamat Bergerak Cepat

Saya sedikit kecewa karena saya tidak menemukan peristiwa sesuai dengan judul berita, ekpektasi prasangka saya sudah kadung tinggi tentang peristiwa itu dan sudah saya siapkan serangkaian pujian dan kata-kata hebat untuk penulisnya jika benar telah menemukan bukti fakta yang menunjukkan bahwa Bupati “Terlibat”, Nyatanya…..ah. Saya bergumam ini siapa yang tolol? Saya yang bodoh repot-repot membaca berita yang tidak berkualitas atau yang nulis berita yang goblok telah menulis berita “Hoax”.

Saya hanya membaca sekilas ada oknum ASN yang ketahuan ada disana, dan tidak dijelaskan juga Disana sedang apa? sedang menjual miraskah?, sedang “Indehoy” kah? sedang mabuk kah atau sedang menyampaikan bahwa dia datang sebagai utusan Bupati Sumenep untuk “Membekingi” peristiwa sebagaimana yang diberitakan itu? Gak jelas juga.

Tidak ada konfirmasi kepada yang bersangkutan, apalagi minta konfirmasi dan atau klarifikasi kepada Bupati, Tidak ada. Tapi kenapa tiba-tiba muncul Bupati Sumenep dalam pemberitaan itu hanya karena ada oknum ASN yang kebetulan ada disana? inilah leluconnya, main generalisasi saja, main gotak-gatik kata saya. Kalau dalam ilmu logika ini dibilang Fallaci alias sesat berfikir.

Baca Juga :  Di Balik Senyumnya, Ada Kedalaman: Sebuah Catatan tentang Mas Hambali Rasyidi

Entah ini mau dikatagorikan sebagai Framing atau hoax, karena kalau framing pasti ada sisi peristiwa yang “ada” Bupati dalam beberapa peristiwa itu, tapi hanya satu sisi yang ditampilkan, tapi kalau tidak, bisa jadi ini hoax alias fitnah. Entahlah…..

Saya kembali merasa bodoh tapi tak mau menjadi tolol karena (Meminjam istilah Reza AAW) bahwa tolol itu berbahaya jangan remehkan orang-orang tolol yang berkumpul, satu orang tolong saja sudah menyusahkan banyak orang apalagi mereka berkumpul menyuarakan ketololannya bisa sangat berbahaya. Ini kata penulis Reza AAW Loh.

Mari kita belajar beretika profesi dan karena “Pena” adalah senjata yang paling “mematikan”. Ada satu adegium “Pedang bisa melukai satu orang, Peluru bisa membunuh beberapa orang, Tapi Pena bisa “Menghabisi” ribuan orang.

Mari Ngopi ……

 

Sumenep 04 Desember 2022P

Penulis Febrian

Ketua Relawan Taretan Achmad Fauzi

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU