Karodokpol Pusdokkes Polri : Korban Meninggal Dunia Peristiwa Kanjuruhan 125 Orang

Minggu, 2 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan memutakhirkan data terbaru soal korban meninggal dunia dari peristiwa di stadion Kanjuruhan.

Menurut Nyoman Eddy, saat ini stelah diperbaharui atau di update, jumlah korban meninggal dunia akibat kejadian itu sebanyak 125 orang.

“Update data terakhir yang dilaporkan meninggal dunia 129 setelah ditelusuri di RS terkait menjadi meninggal dunia 125 orang,” kata Nyoman Eddy kepada awak Media, Minggu (2/10/2022).

Baca Juga :  Presiden Jokowi Didampingi Kasad Meninjau Lokasi Gempa di Desa Cugenang, Cianjur, Jawa Barat

Ia mengungkapkan, terjadinya selisih angka korban meninggal dunia sebelumnya lantaran adanya kesalahan pencatatan di rumah sakit yang menangani para korban.

Nyoman Eddy menuturkan, dari jumlah korban meninggal dunia tersebut, 125 telah teridentifikasi seluruhnya (100 %).

Baca Juga :  Komitmen Kesetaraan Gender Di Polri, Promosi Widyaiswara Utama Tk 1, Brigjen Juansih Kini Sandang Pangkat Irjen Pol

“Jumlah korban luka sebanyak 323 orang,” ujarnya.

Diketahui, peristiwa itu terjadi usai pertandingan antara klub Arema FC vs Persebaya Surabaya. Pertandingan sendiri dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2 – 3.

Para suporter merangsak masuk ke lapangan dan menyerbu pemain.
Tak hanya para pemain Persebaya saja, pemain Arema FC juga diserang oleh sekitar tiga ribuan Aremania sesuai pernyataan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Meranti Riau, Nurul Gufron : Diduga Terima Suap Pengadaan Jasa Umroh

Bahkan petugas kepolisian juga diserang hingga mengakibatkan dua orang kepolisian meninggal dunia. Selanjutnya 10 mobil dinas kepolisian juga dinyatakan rusak dan tiga mobil pribadi dirusak massa. (REDJAVA/FRN****)

Berita Terkait

Sosialisasi Program Sekolah Ramah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, H. Moh. Iksan Tekankan Peran Orang Tua
Si Jago Merah Melalap 3 Rumah dan Kandang Sapi di Guluk-Guluk Sumenep, Kerugian Capai Rp150 Juta
SMPN 1 Gayam Gelar Forum Wali Murid, MPLS 2026 Fokus Bentuk Karakter Siswa
Penyuluh Agama KUA Gapura Sumenep: Pernikahan Butuh Ilmu, Bukan Hanya Cinta
Rumah Khotmil Al-Qur’an Naghfir’s Institute Resmi Berdiri di Sumenep, Usung Kajian Al-Qur’an untuk Menjawab Tantangan Zaman
Halo Masyarakat Sumenep! Festival Klenengan Siap Menghibur Anda Malam Nanti
Jamin Keselamatan Penumpang, Satlantas Polres Sumenep Gelar Pemeriksaan Ketat Armada Bus di Terminal Arya Wiraraja
Langkah Besar Bupati Fauzi, Keris Karya Empu Lokal Kini Jadi Souvenir Resmi Pemerintah

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:32 WIB

Sosialisasi Program Sekolah Ramah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, H. Moh. Iksan Tekankan Peran Orang Tua

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:05 WIB

Si Jago Merah Melalap 3 Rumah dan Kandang Sapi di Guluk-Guluk Sumenep, Kerugian Capai Rp150 Juta

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:33 WIB

SMPN 1 Gayam Gelar Forum Wali Murid, MPLS 2026 Fokus Bentuk Karakter Siswa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:37 WIB

Penyuluh Agama KUA Gapura Sumenep: Pernikahan Butuh Ilmu, Bukan Hanya Cinta

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:34 WIB

Rumah Khotmil Al-Qur’an Naghfir’s Institute Resmi Berdiri di Sumenep, Usung Kajian Al-Qur’an untuk Menjawab Tantangan Zaman

Berita Terbaru