JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.,M.Si menyatakan bahwa sidang etik terhadap Brigjen Pol Hendra Kurniawan akan dilaksanakan pada Minggu depan.
Brigjen Pol Hendra Kurniawan adalah salah satu dari sejumlah perwira Polri yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan Obstruction Of Justice atau menghalangi proses penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.
“Sidang etik Brigjen Pol Hendra Kurniawan kemungkinan akan dilaksanakan Minggu depan,” kata Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.,M.Si dikutip dari kompas.com.
Mengenai sidang etik Brigjen Hendra Kurniawan yang sudah tiga kali ditunda, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.,M.Si mengatakan itu murni dikarenakan adanya saksi kunci yang sedang jatuh sakit, yaitu AKBP Arif Rahman.
Mantan Kapolda Banten tersebut menegaskan, sesungguhnya tidak ada masalah berarti terkait sidang etik terhadap Brigjen Pol Hendra Kurniawan.
“Ya kebetulan kemarin ada saksi yang jatuh sakit, tapi pada prinsipnya tidak ada masalah,” ujar Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.,M.Si disela-sela peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta, Sabtu (01/10/2022).
Menurut catatan yang ada, sidang etik terhadap Brigjen Pol Hendra Kurniawan sudah ditunda 3 kali. Yang pertama terjadi pada 7 September 2022 dan dijadwalkan ulang pada 13 September 2022 dan pada 21 September 2022 semestinya sidang etik digelar, lagi-lagi tertunda disebabkan saksi kunci AKBP Arif Rahman kembali jatuh sakit.
Sementara itu Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan hal menyebabkan tertundanya sidang etik Brigjen Pol Hendra Kurniawan disebabkan saksi kunci AKBP Arif Rahman sakit parah dan proses penyembuhannya membutuhkan waktu yang cukup panjang.
“Saksi kunci sidang etik terhadap Brigjen Pol Hendra Kurniawan sakit parah (AKBP Arif Rahman-red), itupun membutuhkan waktu yang cukup panjang penyembuhannya. Jadi informasi yang diterima dari Biro Wabrof Divisi Propam untuk sidang etik Brigjen Pol Hendra Kurniawan akan digelar pekan depan,” kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. (REDJAVA/****)












