Sumenep Menuju Kabupaten Kepulauan, Langkah Awal Sudah Dimulai

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Siswahyudi Bintoro, S.Sos.,M.Si,

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Siswahyudi Bintoro, S.Sos.,M.Si,

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai mengambil langkah untuk mengubah nomenklatur daerah menjadi Kabupaten Kepulauan Sumenep. Wacana ini perlahan memasuki tahap administratif setelah Pemkab melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat.

Langkah tersebut menjadi perhatian karena Sumenep selama ini memiliki karakter wilayah yang unik. Tidak hanya memiliki kawasan daratan, kabupaten di ujung timur Pulau Madura ini juga mencakup gugusan pulau yang tersebar di wilayah kepulauan.

Perubahan nomenklatur diharapkan tidak berhenti pada pergantian nama. Pemerintah daerah ingin status tersebut menjadi pijakan untuk mendorong pola pembangunan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat kepulauan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Siswahyudi Bintoro, S.Sos.,M.Si, mengungkapkan bahwa koordinasi awal dengan Direktorat Jenderal Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri telah dilakukan.

Baca Juga :  Bawa Sabu dan Inex, Warga Desa Kolor Diamankan Satresnarkoba Polres Sumenep di Taman Tajamara

Menurutnya, pemerintah pusat pada prinsipnya memberikan ruang terhadap usulan tersebut. Namun, prosesnya tetap harus mengikuti mekanisme dan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

“Prinsipnya Ditjen Adwil Kemendagri mendukung, tapi bersifat kondisional. Semua persyaratan dari pemerintah pusat harus dipenuhi dulu,” kata Bintoro

Setelah komunikasi awal dengan pemerintah pusat, Pemkab Sumenep akan menyiapkan naskah akademik sebagai salah satu dokumen dasar pengajuan perubahan nomenklatur.

Bintoro menyebut gagasan tersebut merupakan inisiatif langsung Bupati Sumenep. Salah satu alasan yang melatarbelakangi usulan itu adalah keinginan memperkecil disparitas pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan.

Menurutnya, karakter geografis Sumenep membuat kebutuhan pembangunan di wilayah kepulauan tidak selalu bisa disamakan dengan kawasan daratan.

“Dengan status kabupaten kepulauan, pendekatan dan kebijakan dari pusat diharapkan berbeda. Wilayah kepulauan bisa dapat perhatian khusus yang selama ini belum optimal,” jelasnya.

Harapan Pemkab Sumenep cukup besar. Jika nantinya mendapatkan pengakuan secara hukum sebagai kabupaten kepulauan, status tersebut dinilai dapat membuka peluang pengembangan sejumlah sektor strategis.

Baca Juga :  Meriahkan HAB ke-79, Kemenag Sumenep Gelar Lomba Tartil Al-Qur'an untuk Generasi Qur’ani

Ekonomi, pariwisata, dan investasi menjadi sektor yang diharapkan ikut mendapatkan dorongan. Identitas Sumenep sebagai wilayah maritim di ujung timur Pulau Madura pun dinilai semakin kuat.

Bintoro menegaskan, perubahan nomenklatur memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pergantian nama administratif.

Pengakuan terhadap karakter kepulauan diharapkan dapat memperkuat perhatian terhadap wilayah-wilayah yang selama ini memiliki tantangan geografis tersendiri.

“Pengakuan secara hukum juga berpotensi mendongkrak tiga sektor utama, yaitu ekonomi, pariwisata, dan investasi,” tegas Bintoro.

Di sisi lain, proses menuju Kabupaten Kepulauan Sumenep masih panjang. Secara geografis, Sumenep memang memiliki banyak gugusan pulau. Namun, secara yuridis formal, status sebagai kabupaten kepulauan belum ditetapkan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Smart Society: Pemkab Sumenep Raih Penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI

Karena itu, penyusunan naskah akademik dan pemenuhan persyaratan menjadi bagian penting dari tahapan berikutnya.

Bagi Pemkab Sumenep, langkah ini diharapkan menjadi awal dari perubahan yang lebih besar. Bukan hanya perubahan nomenklatur, tetapi juga perubahan cara memandang pembangunan.

Sebab, bagi masyarakat yang hidup di pulau-pulau, status kepulauan bukan sekadar label. Di baliknya ada harapan agar pembangunan, pelayanan publik, ekonomi, pariwisata, hingga investasi dapat menjangkau wilayah kepulauan secara lebih merata.

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Siswa MTsN 2 Sumenep Ukir Prestasi Gemilang, Akhmad Syarif Nashrullah Juara 1 Tenis Meja Jatim 2026
Upacara Bendera MAN Sumenep Soroti Etika Bermedia Sosial, Siswa Diminta Bijak Jaga Nama Baik Madrasah
Kebakaran Lahan Warga di Batuan Sumenep, 8 Prajurit Yonif TP 931/Kj Bergerak Cepat
67 Anak Sumenep Tersenyum, Bakti TNI AD Hadir Lewat Sunatan Massal Gratis
Bukan Sekadar Trofi, Plt Kadisperkimhub Sumenep Sebut Makna di Balik Juara Turnamen Voli
Lomba Dayung Sampan Meriahkan Hari Jadi Sumenep ke-757, Bupati Fauzi: Warisan Budaya Adalah Jiwa Daerah
Polantas Menyapa di Sumenep, Polisi Ajak Warga Jadikan Keselamatan sebagai Budaya di Jalan
Rakorcab PDI Perjuangan Sumenep Jadi Momentum Panaskan Mesin Partai

BERITA TERKAIT

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Siswa MTsN 2 Sumenep Ukir Prestasi Gemilang, Akhmad Syarif Nashrullah Juara 1 Tenis Meja Jatim 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Sumenep Menuju Kabupaten Kepulauan, Langkah Awal Sudah Dimulai

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Upacara Bendera MAN Sumenep Soroti Etika Bermedia Sosial, Siswa Diminta Bijak Jaga Nama Baik Madrasah

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Kebakaran Lahan Warga di Batuan Sumenep, 8 Prajurit Yonif TP 931/Kj Bergerak Cepat

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:05 WIB

67 Anak Sumenep Tersenyum, Bakti TNI AD Hadir Lewat Sunatan Massal Gratis

BERITA TERBARU

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Siswahyudi Bintoro, S.Sos.,M.Si,

Birokrasi

Sumenep Menuju Kabupaten Kepulauan, Langkah Awal Sudah Dimulai

Senin, 10 Agu 2026 - 18:20 WIB