JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Harapan itu datang bukan dalam bentuk kata-kata. Ia hadir melalui sebuah kursi roda, sepasang kaki palsu, serta layanan kesehatan yang diberikan langsung kepada masyarakat.
Suasana berbeda terasa di Aula Makodim 0827/Sumenep, Sabtu (8/8/2026). Sejak pagi, warga berdatangan untuk mendapatkan pelayanan dalam kegiatan Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura.
Bagi sebagian warga, kegiatan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang selama ini hidup dengan keterbatasan mobilitas, bantuan yang diterima memiliki arti jauh lebih besar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 141 warga tercatat menjadi sasaran kegiatan. Mereka mendapatkan berbagai bentuk pelayanan, mulai pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis hingga bantuan alat bantu mobilitas.
Rinciannya, sebanyak 100 warga memperoleh pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Kemudian 35 warga menerima kursi roda, sementara enam warga mendapatkan kaki palsu.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Pelayanan diberikan sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan kesehatan maupun alat bantu untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi, yang mewakili Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.
“Kalau keluhan kesehatan warga bisa terbantu, itu sudah menjadi manfaat bagi kami. Mungkin belum seratus persen, tetapi paling tidak ada perubahan dan manfaat yang mereka rasakan,” kata Mayor Cpl Suwandi.
Menurut dia, kegiatan Bakti TNI AD bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi persoalan yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, bantuan kursi roda dan kaki palsu diharapkan mampu membuka ruang kemandirian bagi penerimanya. Setidaknya, mereka dapat melakukan aktivitas dengan lebih mudah tanpa harus selalu mengandalkan bantuan orang lain.
“Tujuan kami sederhana, membantu rakyat dan mengatasi kesulitan yang mereka hadapi. Kursi roda dan kaki palsu ini semoga bisa membuat aktivitas mereka lebih mudah dan tidak terlalu bergantung kepada orang lain,” ujarnya.
Di antara warga yang menerima bantuan, terdapat M. Fauzi. Ia menjadi salah satu penerima kaki palsu yang merasakan langsung arti kepedulian tersebut.
Selama ini, keterbatasan fisik membuat Fauzi harus menghadapi sejumlah kendala ketika menjalankan aktivitas. Bantuan kaki palsu yang diterimanya kini menjadi secercah harapan untuk menjalani kehidupan dengan lebih mandiri.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Bantuan ini sangat berarti buat saya. Semoga setelah memakai kaki palsu ini saya bisa lebih mudah beraktivitas,” ucap Fauzi terharu.
Bagi Fauzi, kaki palsu itu bukan sekadar alat bantu. Di dalamnya terdapat harapan untuk kembali bergerak lebih leluasa, menjalankan aktivitas, serta mengurangi ketergantungan kepada orang lain.
Semangat serupa juga terlihat dari puluhan warga yang mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gratis. Mereka datang dengan kebutuhan yang berbeda, tetapi memiliki harapan yang sama: memperoleh pelayanan kesehatan dan perhatian yang dapat membantu meringankan beban mereka.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasdim 0827/Sumenep, para perwira staf, Danramil jajaran, perwakilan anggota Kodim, serta Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0827/Sumenep Ny. Nourma Persada bersama pengurus dan anggota Persit.
Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura di Sumenep menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu harus hadir dalam bentuk pembangunan fisik.
Kadang, pengabdian hadir melalui tangan yang memberikan bantuan. Melalui pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan. Atau melalui sebuah kursi roda dan kaki palsu yang perlahan membuka kembali pintu kemandirian.








