PKH Sumenep Tahap I dan II Tuntas Disalurkan, Rp119,7 Miliar Masuk Rekening 76 Ribu Lebih KPM

- Redaksi

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinsos P3A Kabupaten Sumenep

Kantor Dinsos P3A Kabupaten Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap I dan tahap II di Kabupaten Sumenep resmi tuntas. Pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp119,7 miliar yang telah diterima puluhan ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui rekening masing-masing.

Besarnya anggaran yang dikucurkan pemerintah menjadi bukti komitmen dalam menjaga daya beli masyarakat serta memberikan perlindungan sosial kepada keluarga kurang mampu. Namun, di balik besarnya nilai bantuan tersebut, pemerintah juga mengingatkan bahwa data penerima bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai hasil pemutakhiran tingkat kesejahteraan masyarakat.

Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep, Hairullah, memastikan seluruh proses penyaluran telah selesai sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk tahap I pada bulan Mei dan tahap II pada bulan Juni ini semuanya sudah tersalurkan dari pusat ke rekening masing-masing penerima,” ujar Hairullah, Minggu (05/07/2026).

Data Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep mencatat, penyaluran tahap I pada Mei menyasar 76.789 KPM dengan nilai bantuan mencapai Rp62.774.475.000. Sementara pada tahap II yang disalurkan Juni, bantuan diberikan kepada 69.616 KPM dengan total anggaran Rp57.009.600.000.

Baca Juga :  BNNK Sumenep Gelar Malam Puncak HANI 2024

Meski jumlah penerima mengalami penurunan pada tahap II, Hairullah menegaskan pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan menentukan siapa yang masuk sebagai penerima bantuan.

Menurutnya, seluruh data bersumber dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial yang kemudian dipadankan menggunakan pemeringkatan tingkat kesejahteraan masyarakat oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Kita ini sebenarnya pengguna data, bukan pendaftar. Tapi kalau ada kejanggalan di lapangan kami yang diperintah turun mengecek. Datanya dari Pusdatin, kemudian dirangking BPS, mulai desil satu sampai desil empat,” jelasnya.

Hairullah mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir apabila menemukan data penerima yang dianggap tidak sesuai. Pemerintah telah menyediakan mekanisme usulan maupun sanggahan yang dapat dilakukan melalui Pemerintah Desa.

Baca Juga :  Dipasar Tradisional Sumenep Harga Cabai Merah Besar Terus Meroket

Menurutnya, peran desa menjadi kunci utama dalam menjaga akurasi data penerima bantuan sosial agar benar-benar tepat sasaran.

“Di aplikasi maupun ke operator desa masyarakat bisa mengusulkan dan menyanggah. Sebenarnya fondasi data itu di Pemerintah Desa. Jika desa tidak maksimal, maka kemungkinan margin error juga besar,” paparnya.

Ia juga meluruskan anggapan bahwa PKH merupakan bantuan yang diterima selamanya. Pemerintah kini mendorong keluarga yang kondisi ekonominya mulai membaik agar beralih mengikuti Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).

Melalui program tersebut, penerima manfaat akan memperoleh pendampingan dan dukungan untuk membangun usaha mandiri sehingga secara bertahap mampu keluar dari ketergantungan terhadap bantuan sosial.

“Sekarang ada namanya PPSE. Jadi masyarakat penerima PKH yang desilnya sudah naik atau kepesertaannya sudah lima tahun dianjurkan masuk program itu untuk pemberdayaan, agar berhenti menjadi penerima bantuan, kecuali lansia,” tegas Hairullah.

Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep berharap masyarakat terus aktif memperbarui data kependudukan melalui pemerintah desa. Langkah tersebut dinilai penting agar bantuan sosial pemerintah benar-benar diterima warga yang berhak sesuai kondisi ekonomi terkini.

Baca Juga :  Euforia Rutan Sumenep, Dari Sholat Idul Adha Hingga Penyembelihan Hewan Qurban

Dengan selesainya penyaluran PKH tahap I dan II, pemerintah berharap program perlindungan sosial ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi jembatan menuju kemandirian ekonomi bagi keluarga penerima manfaat.

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU