JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat baru Gerakan Pramuka Kota Sumenep resmi dimulai. Pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Kota Sumenep dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat, penuh semangat kebersamaan, dan sarat harapan untuk memperkuat pembinaan generasi muda di tengah tantangan era digital yang terus berkembang.
Pelantikan yang bertempat di Pendopo Kecamatan Kota tersebut menjadi momentum penting bagi Gerakan Pramuka di Kecamatan Kota Sumenep untuk memperkokoh peran organisasi sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, keterampilan, nasionalisme, serta penguatan mental generasi muda agar mampu menghadapi tantangan masa depan, Kamis (11/06/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Kota Sumenep, anggota Pramuka, para pembina gugus depan, unsur Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kota Sumenep, serta perwakilan TNI dan Polri. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi simbol kuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kota Sumenep yang juga Camat Kota Sumenep, Yudi Nursukmadyanto, S.STP., M.M., mengatakan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari sebuah proses organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan pengabdian.
“Kami berharap tidak hanya dilantik, namun ke depan seluruh pengurus mampu melaksanakan tanggung jawab yang telah diamanahkan. Pelantikan Pengurus Kwarran Kota Sumenep hari ini merupakan titik awal untuk mengabdi dan bekerja nyata bagi kemajuan Gerakan Pramuka,” kata Yudi disela kegiatan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya yang telah mendedikasikan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk membesarkan Gerakan Pramuka di wilayah Kota Sumenep.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus lama yang telah melaksanakan tugas pengabdiannya dengan baik. Pengabdian yang telah diberikan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan program-program kepramukaan ke depan,” ujarnya.
Menurut Yudi, keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai secara individual, melainkan membutuhkan sinergi, komunikasi, dan koordinasi yang kuat di antara seluruh unsur yang terlibat.
“Kita harus terus membangun koordinasi dan komunikasi yang baik. Tugas kita bersama adalah membimbing generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, tangguh, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” imbuhnya.
Lebih jauh, Yudi juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini, yakni meningkatnya ketergantungan terhadap telepon pintar dan dunia digital. Karena itu, Gerakan Pramuka diharapkan mampu menghadirkan kegiatan yang edukatif, kreatif, produktif, dan menyenangkan sehingga mampu menjadi ruang pembelajaran yang sehat bagi anak-anak dan remaja.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi, AP., M.Si., menyampaikan optimisme besarnya terhadap kepengurusan baru Kwarran Kota Sumenep.
Dalam sambutannya, ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Kwarran Kota Sumenep karena perjalanan kepramukaannya tumbuh dan berkembang dari wilayah tersebut.

“Saya titip Pramuka Kota. Saya juga lahir dari Pramuka Kota. Karena itu saya berharap Kwarran Kota Sumenep terus menjadi pelopor kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Sumenep,” kata Wahyu.
Menurutnya, pelantikan tersebut memiliki makna strategis karena menjadi pelantikan pengurus kwartir ranting pertama di Kabupaten Sumenep pada masa bakti yang baru. Hal tersebut menunjukkan kesiapan organisasi untuk segera bergerak melaksanakan berbagai program pembinaan yang berdampak nyata bagi peserta didik.
Salah satu fokus utama yang ditekankan Wahyu adalah upaya mencetak lebih banyak Pramuka Garuda sebagai kader terbaik Gerakan Pramuka yang memiliki kualitas unggul dalam karakter, keterampilan, kepemimpinan, dan prestasi.
“Pada kegiatan tingkat nasional, termasuk Jambore Nasional di Cibubur, yang akan dikirim adalah Pramuka Garuda. Karena itu saya mengajak seluruh pembina kembali ke gugus depan masing-masing dan berupaya melahirkan lebih banyak Pramuka Garuda melalui pemenuhan kecakapan umum maupun kecakapan khusus,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan Pramuka Garuda kini semakin mendapat perhatian dan apresiasi di berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan.
“Pramuka Garuda memiliki banyak keistimewaan. Saat ini terdapat berbagai peluang dukungan pendidikan dan beasiswa yang dapat dimanfaatkan. Karena itu mari kita bersama-sama mampu melahirkan Pramuka Garuda yang membanggakan Kabupaten Sumenep,” tegas Wahyu.
Selain fokus pada pembentukan karakter, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sumenep juga terus mendorong lahirnya generasi muda yang produktif dan mandiri melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satunya melalui program ketahanan pangan yang dilaksanakan bersama Dewan Kerja Cabang (DKC) dengan pengembangan budidaya pisang Cavendish.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun jiwa kewirausahaan, kemandirian, serta produktivitas anggota Pramuka sejak usia dini agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Menurut Wahyu, Gerakan Pramuka tidak hanya berbicara tentang kegiatan perkemahan, baris-berbaris, maupun keterampilan lapangan semata. Lebih dari itu, Pramuka merupakan wadah pendidikan karakter yang membentuk generasi muda menjadi pribadi yang berintegritas, berjiwa sosial, memiliki semangat pengabdian, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Pelantikan Pengurus Kwarran Kota Sumenep ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai inovasi program kepramukaan yang mampu menjawab tantangan era digital, memperkuat pendidikan karakter, meningkatkan produktivitas generasi muda, serta melahirkan lebih banyak Pramuka Garuda yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sumenep di tingkat regional maupun nasional.
Dengan semangat pengabdian, kolaborasi, keikhlasan, dan komitmen bersama, kepengurusan baru Kwarran Kota Sumenep kini mengemban amanah besar untuk membawa Gerakan Pramuka semakin maju, adaptif, relevan, dan dicintai generasi muda sebagai wadah pembentukan karakter bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (REDJAVA****)












