DWP Sumenep Genjot Daya Saing UMKM Lewat Pelatihan Packaging Produk di Era Digital

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DWP Sumenep Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Packaging Produk Modern

DWP Sumenep Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Packaging Produk Modern

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga dan mendorong pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di pasar modern.

Salah satunya melalui pelatihan bertajuk Packaging Produk: Upgrade Kemasan, Upgrade Penjualan yang digelar pada Senin (25/5/2026).

Pelatihan tersebut menjadi langkah strategis di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang kini semakin bergeser ke pasar digital dan transaksi berbasis online.

Tidak hanya fokus pada kualitas produk, kegiatan ini menitikberatkan pentingnya desain kemasan sebagai ujung tombak pemasaran.

Penasehat DWP Kabupaten Sumenep, Nyai Hj. Jamilah Siradj mengatakan, pelaku usaha saat ini dituntut lebih kreatif dalam membangun citra produk agar mampu menarik perhatian konsumen sejak pandangan pertama.

“Produk yang bagus harus didukung tampilan yang menarik. Karena konsumen sekarang tidak hanya membeli isi produk, tetapi juga melihat bagaimana produk itu dikemas dan dipasarkan,” kata Hj. Nyai Jamilah Siradj.

Menurut istri Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, SH, MH, itu menyebut banyak produk lokal memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk luar daerah.

Baca Juga :  Jelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, Berikut Opini Sang Ketua P2NOT Jatim Terkait Narkoba

Namun, lemahnya inovasi kemasan membuat produk tersebut sulit berkembang dan kurang diminati pasar yang semakin kompetitif.

“Di era digital seperti sekarang, inovasi menjadi kebutuhan. Produk yang berkualitas tetapi tidak memiliki tampilan menarik akan sulit bersaing, terutama dalam pemasaran online,” ujarnya.

Dirinya berharap pelatihan tersebut mampu membuka wawasan para anggota DWP agar lebih percaya diri mengembangkan usaha mandiri berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Jalan Desa Karangnangka Rubaru, Bertahun-tahun Dibiarkan Rusak, Warga Ancam Demo

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumenep, Diah Suryani Widayati mengatakan, kemasan kini menjadi faktor utama yang menentukan keputusan konsumen dalam membeli sebuah produk.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku belanja masyarakat. Konsumen kini lebih banyak melihat tampilan visual produk melalui marketplace maupun media sosial sebelum melakukan transaksi.

“Sekarang konsumen lebih dulu melihat packaging. Ketika tampilannya menarik, mereka akan tertarik membeli. Apalagi di marketplace, kemasan menjadi daya tarik utama,” ungkapnya.

Ia menilai pelaku usaha harus terus meningkatkan kreativitas agar tidak tertinggal dalam persaingan pasar yang semakin dinamis.

“Kalau tidak mau tertinggal, kita harus terus belajar dan meng-upgrade kemampuan, terutama dalam mempercantik kemasan produk agar memiliki nilai jual lebih tinggi,” tegas Diah Suryani Widayati.

Dalam pelatihan tersebut, peserta juga mendapat pembekalan teknis dari Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep mengenai standar kemasan produk yang baik dan menarik.

Baca Juga :  Gelar Konvoi Kendaraan Listrik, Pemkab Sumenep dan PT PLN Persero Harapkan Animo Masyarakat Meningkat

Narasumber dari Diskopindag Kabupaten Sumenep, Suci Prawirasari menjelaskan, kemasan produk harus mampu memberikan identitas yang jelas kepada konsumen.

“Merek harus terlihat jelas dan mudah dikenali. Selain itu, produk juga harus mencantumkan jenis produk, komposisi, dan identitas produsennya agar lebih dipercaya konsumen,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, DWP Kabupaten Sumenep berharap produk-produk lokal hasil karya anggota mampu memiliki nilai tambah, memperluas pasar, dan meningkatkan omzet penjualan di tengah persaingan usaha yang semakin ketat. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru