JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi di era digital. Salah satunya melalui kegiatan Pembekalan Lomba Video Konten Literasi 2026 yang digelar di aula kantor setempat, Rabu (20/05/2026).
Kegiatan yang diikuti 50 peserta tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mendorong lahirnya generasi muda kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi melalui konten literasi berbasis digital.
Kepala Dispusip Kabupaten Sumenep Rudi Yuyianto, S.E., M.Si., yang diwakili Plt Kabid Pengawasan, Pengembangan dan Layanan Kearsipan Agus Utomo, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa penguatan literasi tidak lagi hanya dilakukan melalui media konvensional, tetapi juga harus mampu mengikuti perkembangan platform digital yang saat ini dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Kegiatan pembekalan ini sangat penting sebagai sarana untuk memperkuat pemahaman, meningkatkan kualitas karya, serta memberikan bekal teknis maupun konseptual dalam pembuatan konten literasi yang menarik, inspiratif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Agus Utomo dalam sambutannya.
Menurut Agus, perkembangan media sosial dan platform video digital telah membuka peluang besar dalam menyampaikan pesan edukasi kepada masyarakat secara lebih luas, cepat, dan efektif, khususnya bagi generasi muda yang aktif di ruang digital.
Ia menilai, video kreatif kini menjadi salah satu media komunikasi paling efektif untuk membangun kesadaran literasi masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

“Di era transformasi digital saat ini, media digital khususnya video menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan literasi secara lebih kreatif, komunikatif, dan mudah diterima berbagai kalangan,” ujarnya.
Tak hanya berorientasi pada kompetisi, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk melahirkan konten-konten literasi berkualitas yang mampu memperkenalkan potensi lokal dan kekayaan budaya Kabupaten Sumenep kepada publik yang lebih luas.
Melalui karya video yang dibuat peserta, Dispusip Sumenep berharap pesan literasi dapat dikemas lebih modern, menarik, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.

“Kami berharap melalui karya-karya video para peserta akan lahir konten literasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik, kontekstual, serta mampu mengangkat potensi lokal dan budaya Kabupaten Sumenep,” ungkap Agus.
Lebih lanjut, pihaknya mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum pembekalan tersebut sebagai ruang belajar sekaligus pengembangan kreativitas dalam menciptakan karya terbaik yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan pembekalan ini dengan sebaik-baiknya. Serap ilmu dari para narasumber, kembangkan ide-ide kreatif, dan tuangkan dalam karya terbaik Saudara,” tandasnya.
Kegiatan Pembekalan Lomba Video Konten Literasi 2026 ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Dispusip Sumenep dalam memperkuat ekosistem literasi digital di daerah.
Pemerintah daerah berharap budaya literasi tidak hanya menjadi kebutuhan pendidikan semata, tetapi juga tumbuh menjadi gaya hidup masyarakat di tengah perkembangan teknologi yang semakin dinamis.
Dengan melibatkan generasi muda melalui pendekatan kreatif berbasis media digital, Dispusip Sumenep optimistis gerakan literasi di Kabupaten Sumenep akan semakin berkembang, inklusif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. (REDJAVA****)











