JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep masa khidmat 2026–2031.
Momentum tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara ulama dan pemerintah demi kemaslahatan umat.
Kepala Desa Lobuk, Moh. Saleh, S.Pd.I., MM., mengatakan Nahdlatul Ulama memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat nilai keagamaan moderat, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Atas nama Pemerintah Desa Lobuk, kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan PCNU Sumenep masa khidmat 2026–2031. Semoga amanah dalam menjalankan pengabdian kepada umat dan masyarakat,” kata Moh. Saleh, Sabtu (16/5/2026).
Pelantikan PCNU Sumenep kali ini mengusung tema “Transformasi Jam’iyah dalam Berkhidmat untuk Kemaslahatan Umat.” Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan zaman yang membutuhkan peran aktif organisasi keagamaan dalam mendukung pembangunan sosial dan moral masyarakat.
Menurut Moh. Saleh, kolaborasi antara pemerintah dan ulama menjadi faktor penting dalam menciptakan pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius dan kebersamaan.
“NU bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, membangun pendidikan umat, dan memperkuat kehidupan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Ia juga berharap kepengurusan baru PCNU Sumenep mampu menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
“Kami berharap PCNU Sumenep terus menjadi penggerak ukhuwah Islamiyah dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi kemaslahatan masyarakat luas,” tutup Moh. Saleh.
Ucapan apresiasi dari Pemdes Lobuk tersebut menjadi bentuk dukungan moral terhadap peran Nahdlatul Ulama di Kabupaten Sumenep. Kehadiran NU dinilai memiliki posisi penting dalam menjaga tradisi keislaman yang damai, toleran, dan berorientasi pada kepentingan umat.
Pelantikan PCNU Sumenep masa khidmat 2026–2031 pun diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai program inovatif yang mampu memperkuat hubungan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah yang lebih maju dan religius. (REDJAVA****)












