JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Perjalanan rombongan jemaah calon haji asal Kabupaten Sumenep menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya sempat diwarnai insiden penyerobotan iring-iringan bus oleh sebuah kendaraan pickup di kawasan Gunung Gigir, Bangkalan, Senin (11)05/2026) kemarin.
Meski sempat memicu ketegangan antara sopir pickup dan pengemudi bus pengantar jemaah, Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan insiden tersebut tidak mengganggu jadwal keberangkatan para tamu Allah menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Sumenep, Kamiludin S.Pd.I., M.AP., mengatakan peristiwa tersebut bukan kecelakaan lalu lintas, melainkan insiden kecil akibat kendaraan pickup yang mencoba memotong rombongan bus yang sedang mendapat pengawalan.
“Peristiwa itu bukan kecelakaan besar, melainkan insiden kecil karena ada kendaraan pickup yang mencoba masuk dan memotong iring-iringan bus jemaah haji,” kata Kamiludin saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, rombongan jemaah calon haji Kabupaten Sumenep diberangkatkan menggunakan sembilan armada bus dengan pengawalan ketat dari kendaraan patroli di bagian depan serta ambulans di bagian belakang demi memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan.
Namun di tengah perjalanan, sebuah mobil pickup tiba-tiba masuk ke jalur rombongan sehingga sempat membuat arus perjalanan sedikit tersendat.
“Alhamdulillah seluruh jemaah dalam kondisi aman, sehat, dan tidak ada korban luka. Keberangkatan menuju Asrama Haji Sukolilo juga tetap berjalan sesuai jadwal,” ujarnya.
Ia juga memastikan proses pemberangkatan jemaah haji dari Kabupaten Sumenep berlangsung lancar hingga tiba di Surabaya sebelum nantinya diberangkatkan menuju Tanah Suci.
“Pemerintah daerah terus melakukan pengawalan dan pemantauan penuh agar seluruh tahapan keberangkatan jemaah haji asal Sumenep berjalan aman, nyaman, dan lancar,” tutup Kamiludin.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengimbau seluruh pengguna jalan agar memberikan prioritas kepada kendaraan pengantar jemaah haji yang sedang berada dalam pengawalan demi menjaga keselamatan bersama.
Berdasarkan informasi yang diterima Pemkab Sumenep, sebagian jemaah haji Indonesia juga telah tiba di Arab Saudi untuk menjalani rangkaian ibadah haji 2026. (REDJAVA****)












