Kasus Penganiayaan Istri di Gili Iyang Jadi Sorotan, Diduga Dipicu Narkoba dan Judol

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil Tangkapan Layar Sekjen DPP APSI Sulaisi Abdurrazaq Dalam Akun Tiktok Pribadinya, Senin (11/05/2026)

Hasil Tangkapan Layar Sekjen DPP APSI Sulaisi Abdurrazaq Dalam Akun Tiktok Pribadinya, Senin (11/05/2026)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kasus dugaan kekerasan terhadap perempuan kembali mencuat di Kabupaten Sumenep. Seorang perempuan berinisial E, warga Pulau Gili Iyang, Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek, melaporkan pria berinisial TK yang disebut sebagai suami sirinya ke Polres Sumenep atas dugaan penganiayaan.

Laporan tersebut diterima aparat kepolisian pada Senin (11/5/2026) dan tercatat dengan Nomor: STTLP/B/142/V/2026/SPKT/POLRESSUMENEP/POLDAJAWATIMUR.

Perempuan itu mengaku mengalami kekerasan fisik berupa tamparan di bagian wajah saat terlibat pertengkaran dengan terlapor pada 6 Mei 2026 lalu. Insiden itu diduga dipicu persoalan pengelolaan perahu milik kepala desa setempat yang sebelumnya dipercayakan kepada TK.

Menurut keterangan pelapor, cekcok bermula ketika dirinya berniat menghubungi kepala desa agar pengelolaan perahu tersebut tidak lagi diberikan kepada TK. Niat itu justru memancing emosi terlapor hingga diduga melakukan tindakan kekerasan.

“Akibat kejadian itu pelapor mengalami sakit di bagian pipi kanan dan merasa takut kembali ke rumah karena dugaan penganiayaan seperti ini disebut sudah terjadi berulang kali,” demikian isi laporan yang diterima kepolisian.

Tak hanya melaporkan dugaan penganiayaan, korban juga mengungkap keresahannya terhadap dugaan penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online yang disebut ikut memengaruhi perilaku terlapor.

E menyebut, emosi terlapor kerap memuncak setelah diduga mengonsumsi sabu-sabu dan bermain judi online. Kondisi itu, menurutnya, membuat kehidupan rumah tangga semakin tidak kondusif dan penuh tekanan.

Kasus ini pun mendapat perhatian dari kuasa hukum korban, Sulaisi Abdurrazaq. Ia menilai dugaan kekerasan yang dialami kliennya menjadi gambaran persoalan sosial yang lebih besar di wilayah kepulauan, khususnya terkait maraknya narkoba dan judi online.

Menurut Sulaisi, dampak dari dua persoalan tersebut tidak hanya menghancurkan pelaku, tetapi juga menyeret keluarga menjadi korban, terutama perempuan dan anak-anak.

“Ketika seseorang sudah terjerat narkoba dan judi online, bukan hanya ekonomi keluarga yang rusak, tetapi kekerasan dalam rumah tangga juga rentan terjadi,” kata Sulaisi Abdurrazaq dalam akun tiktok pribadinya yang diterima media ini, Senin (11/05/2026).

Ia mengaku prihatin dengan kondisi yang terjadi di Pulau Gili Iyang. Bahkan, kata dia, banyak perempuan mulai berani mencari bantuan hukum karena merasa tidak lagi aman dalam kehidupan rumah tangga mereka.

“Banyak ibu-ibu datang meminta pendampingan hukum karena merasa menjadi korban. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya menambahkan.

Sekjen DPP APSI itu juga mendesak aparat penegak hukum untuk lebih serius memberantas peredaran narkoba dan aktivitas judi online di wilayah kepulauan yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Ia berharap laporan dugaan penganiayaan yang kini ditangani Polres Sumenep dapat diproses secara profesional sekaligus menjadi pintu masuk untuk mengusut persoalan lain yang disebut berkembang di lingkungan sekitar.

“Harapan kami tentu penanganan dilakukan cepat dan serius agar masyarakat merasa terlindungi,” tandasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Panen Prestasi di FLS2N 2026, SMAN 2 Sumenep Cetak Generasi Kreatif dan Berprestasi
Perpusling Dispusip Sumenep Diserbu Siswa SDN Batuan 1, Semangat Literasi Tumbuh di Tengah Keceriaan Anak-Anak
Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat ASN Profesional dan Adaptif di Sumenep
Pameran dan Latber Akik Sumenep 2026 Meriah, Pecinta Batu Akik Adu Kualitas di Lapangan Mahadewa Pangarangan
FSKN Kasultanan Sumenep Sambut Tim BPKW XI, Perkuat Jejak Sejarah dan Pelestarian Warisan Keraton
Dinkes P2KB Sumenep Pastikan CJH Aman, Nakes Siaga di Setiap Bus Hingga Asrama Haji Sukolilo
Jelang Pelantikan PCNU, BSN Sumenep Gaungkan Spirit Kebangsaan Lewat Ziarah Ulama
Pelepasan CJH Sumenep Kloter 79 Penuh Haru, Wabup KH Imam Hasyim Sampaikan Tiga Pesan Penting untuk Jamaah

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:54 WIB

Panen Prestasi di FLS2N 2026, SMAN 2 Sumenep Cetak Generasi Kreatif dan Berprestasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:30 WIB

Perpusling Dispusip Sumenep Diserbu Siswa SDN Batuan 1, Semangat Literasi Tumbuh di Tengah Keceriaan Anak-Anak

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:40 WIB

Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat ASN Profesional dan Adaptif di Sumenep

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:05 WIB

Pameran dan Latber Akik Sumenep 2026 Meriah, Pecinta Batu Akik Adu Kualitas di Lapangan Mahadewa Pangarangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:34 WIB

FSKN Kasultanan Sumenep Sambut Tim BPKW XI, Perkuat Jejak Sejarah dan Pelestarian Warisan Keraton

Berita Terbaru