Ziarah Kebangsaan: Banteng Sakera Nahdliyin Awali Langkah Dengan Doa dan Tawasul Perjuangan

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ziarah Kebangsaan: Banteng Sakera Nahdliyin Awali Langkah Dengan Doa dan Tawasul Perjuangan

Ziarah Kebangsaan: Banteng Sakera Nahdliyin Awali Langkah Dengan Doa dan Tawasul Perjuangan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Gerakan Banteng Sakera Nahdliyin memulai langkahnya dengan cara yang sarat makna: ziarah kebangsaan. Bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi sebuah deklarasi nilai bahwa perjuangan harus berakar pada doa, adab, dan penghormatan terhadap para pendahulu bangsa.

Rangkaian ziarah itu menyasar dua titik penting dalam sejarah Indonesia. Pertama, makam Presiden pertama RI, Soekarno di Blitar. Kedua, kawasan makam salah satu waliyullah penyebar Islam di Nusantara, Sunan Ampel di Surabaya.

Puluhan pemuda dan anggota Banteng Sakera Nahdliyin mengikuti kegiatan ini dengan penuh khidmat. Di tengah lantunan doa dan tawasul, mereka tidak hanya berziarah, tetapi juga melakukan refleksi mendalam atas jejak perjuangan ulama dan para pendiri bangsa.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Pimpin Upacara Penyerahan Bansos 2 Ton Beras Kepada Masyarakat

Koordinator Banteng Sakera Nahdliyin, Gus Huda, menegaskan bahwa sejarah Islam di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran ulama, pesantren, serta para wali yang menyebarkan dakwah dengan pendekatan budaya dan kebangsaan.

“Ziarah ini menjadi pengingat kuat bahwa perjuangan Islam di Indonesia dibangun melalui dakwah yang santun, persatuan, dan akhlak. Para ulama serta waliyullah telah memberi teladan bagaimana menjaga agama sekaligus menjaga bangsa,” kata Gus Huda disela-sela kegiatan kepada media ini, Senin (04/05/2026).

Sementara itu, Ketua Banteng Sakera Nahdliyin, Maryono, menekankan pentingnya menanamkan kembali semangat nasionalisme kepada generasi muda.

Baca Juga :  Lantik Lima Pimpinan BAZNAS, Bupati Sumenep Tekankan Lebih Kreatif dan Inovatif

Ia menyebut, perjuangan Soekarno dan para tokoh bangsa harus terus menjadi inspirasi dalam menjaga keutuhan Indonesia.

“Kami ingin gerakan ini lahir dari doa, adab, dan penghormatan kepada para pendahulu. Nasionalisme dan nilai keislaman tidak boleh dipisahkan keduanya harus berjalan seiring untuk membangun Indonesia yang kuat dan bermartabat,” tegasnya.

Lebih dari sekadar agenda seremonial, Maryono menyebut ziarah ini sebagai fondasi awal perjalanan gerakan.

Baca Juga :  Kapus Legung Timur Pimpin Apel Lintas Sektor, Tekankan Perang Terhadap Stunting

“Ini bukan sekadar ziarah, tetapi ikhtiar membangun ruh perjuangan. Kami memulai langkah dengan doa, tawasul, dan penghormatan kepada ulama serta bapak bangsa,” tambah Maryono.

Diketahui, Banteng Sakera Nahdliyin merupakan wadah gerakan umat yang berkarakter pejuang berakar pada tradisi, berpihak kepada wong cilik, serta membawa semangat keberanian dalam bingkai nilai Islam Nusantara.

Melalui ziarah kebangsaan ini, Banteng Sakera Nahdliyin berharap mampu menanamkan nilai spiritualitas, persatuan, dan semangat kebangsaan kepada generasi muda, sekaligus meneguhkan bahwa perjuangan besar selalu dimulai dari ketulusan doa. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 10:40 WIB

Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru